Pandangan Berimbang Untuk Analisa Kritis Kaum Salafi Wahabi Terhadap Mimpi Maulana Ilyas (2)
Kepada Kaum Muslimin,
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Kami sampaikan kembali beberapa mimpi yang terdapat dalam al-quran, dan kaum muslimin serta Kaum Salafi Wahabi dapat mempelajarinya dengan baik.
Kisah Mimpi Firan dan Takwil Ahli Sihir
Mimpi itu akan menjadi sebuah malapetaka atau cobaan bagi masyarakat tertentu, jika KELIRU menghadapinya. Perhatikan mimpinya Raja Firaun. Al-quran menjelaskan mimpi dengan sangat baik sekali, dan kita kaum muslimin perlu mendapatkan pelajaran dalam kisah itu.
Kisah Mimpi Nabi Ibrahim dan Keteguhan Ismail
Mimpi seorang Nabi, seperti Nabi Ibrahim As, dapat memberikan keraguannya, karena mimpi itu berhubungan dengan hal-hal yang sangat fitrah seorang Bapak. Bisa kita bayangkan bagaimana ragunya seorang Bapak untuk melakukan itu. Dengan adanya KETEGASAN dan KETEGUHAN dari anaknya, Nabi Ismail itu, keputusan Bapaknya dapat dilakukan dengan baik.
Sekian lama beberapa tahun, bukan beberapa bulan atau bukan beberapa hari, meninggalkan KELUARGA untuk DA’WAH, bukan untuk DAGANG ataupun bukan untuk LIBURAN, tetapi untuk DA’WAH. Tetapi ketika DATANG perlu mengambil keputusan berat itu. Dan kisah ini akan terus diulang-ulang bagi kaum muslimin dan manusia sampai akhir jaman.
Silahkan kepada Kaum Salafi Wahabi untuk sama-sama memperhatikan kisah-kisah mimpi yang dijelaskan dalam Al-quran.
- Ada mimpi seorang Raja yang ditakwilkan oleh Nabi Yusuf, dan akhirnya memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di jaman itu. Padahal Raja ini bukan seorang Ulama atau Faqih dalam urusan agama.
- Ada mimpi seorang anak yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga sholeh, dan ditakwilkan oleh Bapaknya sendiri, Nabi Yaqub. Padahal mimpi ini dari seorang anak kecil, yang belum menjadi seorang yang penuh dengan ilmu.
Coba perhatikan dengan baik dua hal di atas saja, mimpi itu memberikan manfaat jika benar penjelasannya, meskipun yang memimpikannya bukan orang yang penuh dengan ilmu. Sama halnya dengan mimpi Maulana Ilyas tersebut, kami persilahkan kepada kaum muslimin dan juga Kaum Salafi Wahabi untuk mempercayainya atau TIDAK. Tetapi kita semua sekarang MELIHAT SENDIRI pertumbuhan ummat Islam di Eropa karena usaha da’wah dan tabligh.
Bahkan kami sendiri menemukan berapa banyak kaum muslimin yang SUDAH LAMA MENINGGALKAN SHOLAT, dan kembali mau sholat lagi bahkan mau sholat berjama’ah, dan mengingatkan kaum muslimin lainnya. Malahan kita seharusnya MALU dan SEDIH terlalu lama membiarkan kaum muslimin dalam keadaan BERDOSA dan LUPA, karena kita selalu berkeinginan menyampaikan kalau kita diundang atau juga dijadwal.
Jelas hal ini merupakan taufiq dan hidayah bagi bagi kaum muslimin yang TELAH LUPA. Bukankah Nabi kita, Nabi Muhammad SAW, menjelaskan dalam satu penjelasannya.
Dari Abi Mas’ud Bin Amru Al-Anshary RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sama dengan yang mengerjakannya” (HR Muslim)
Sama halnya dengan mimpi-mimpi di atas, tidak mungkin diketahui apakah BENAR atau TIDAK perihal MAKNA MIMPI itu kecuali sesudah melewati batas waktu TERTENTU, dan mimpi-mimpi yang khas biasanya merupakan proses yang CUKUP PANJANG dari seseorang. Dan hasilnya bisa MALAPETAKA atau juga ANUGRAH. Perhatikan kisah mimpi Fir’aun ataupun juga mimpi Raja di jaman Nabi Yusuf.
Perhatikan dengan jelas oleh kita semua, termasuk Kaum Salafi Wahabi. Supaya kita TIDAK CEROBOH ketika menyampaikan pandangan analisa kritisnya. Jangan sampai kita semua termasuk ke dalam apa yang disampaikan oleh Nabi kita sendiri, dan hal ini diriwiyatkan oleh Imam Bukhari (susunan ringkasan dari H. Zainuddin Hamidy, H. Fachruddin, dan tim) :
Dari Abdullah Bin Ummar Ra dari Muhammad SAW bersabda: “Orang Muslim adalah orang yang selamat semua orang muslim dari lidahnya dan tangannya. Dan orang yang hijrah adalah orang meninggalkan dari apa-apa yang Allah swt larang darinya” (No.
Oleh karena itu, BEBERAPA ULAMA yang terdahulu selalu mendapatkan penjelasan kadangkala melalui mimpi, bahkan Shahabat RA sendiri, misalkan Bilal RA bermimpi Nabi Muhammad SAW, dimana beliau meminta Bilal RA untuk datang ke Madinah. Dan ketika Bilal RA tiba di Madinah, beliau bertemu dengan cucu Nabi Muhammad SAW, yaitu Hasan RA. Dan Hasan RA meminta adzan dikumandang untuk sholat berjama’ah ketika waktunya. Berderai air mata kaum muslimin mendengarnya, karena mereka mengetahui siapa yang adzan itu.
Itulah mimp-mimpi yang terdapat dalam Al-quran, oleh karena itu tidak heran kalau Nabi kita, Nabi Muhammad SAW, memberikan arahan yang baik terhadap mimpi ini. Hal ini kita jangan sampai CEROBOH dengan perkara mimpi. Karena jika kita keliru terhadap perkara mimpi ini, kita akan dapat memperoleh MALAPETAKA atau ANUGRAH bergantung pada sikap kita dengan mimpi itu. Itulah KEINDAHAN ISLAM, perkara mimpi saja terdapat ARAHANnya dengan cukup detail.
Popularity: 17% [?]
assalamualaikum wbt
…ILMU datang selepas IMAN…ILMU hanya untuk menyempurnakan AMAL…bukan untuk penerimaan AMAL…supaya AMAL diterima ALLAH,maka IMAN kena SEMPURNA… untuk sempurnakan IMAN usaha dakwah (kerja nubuwwah) perlu dilaksanakan…
kpd karkun2 (rakan seusaha JT) biarkanlah mereka ni sibuk dgn debat mereka di sini.
moga ALLAH selamatkan mereka dr tipu daya syaitan yg cuba memecahbelahkan UMMAT ISLAM…kita buat usaha atas iman..sebab itu perintah ALLAH dlm al-quran dan jln yg telah Rasulullah tunjuki dan telah diikuti oleh para sahabat RA. walaupon org panggil KITA dgn JT (padahal Maulana Ilyas sendiri tdk pernah bg nama jemaah ni) biarlah apa pn diorg nk pnggil..kita teruskan usaha dakwah manusia kpd ALLAH. kita tdk pernah ajak manusia spya ikut kita, tp dakwah kita adalah ajak manusia kpd ALLAH.. biarlah mereka mengorek segala silap kita…tp doalah HIDAYAT utk mereka, moga ilmu yg ALLAH berikan kpd mereka kita dpt pelajarinya utk manfaat diri krn itulah Maulana Ilyas dan ulama2 kita suruh kita belajar dgn mereka (ustaz2 yg mursyid-yg amal segala ilmunya bkn yg tahu berhujjah je)
sahabat2 karkun sekalian, Hadratji Maulana Inamul Hassan telah pn memberi nasihat kpd Almarhum Mufti Zainal Abidin ketika mufti cuba membalas kritikan seseorg kpd JT spya jgn membalas kritikan itu,krn sampai bila2 pn tdk akan selesai. jd biarkanlah mereka. mngkin melalui mereka ALLAH mahu beri kebaikan kpd kita spya kita dpt manfaat dr ilmu mereka…dan ALLAH telah jdkan asbab usaha kita yg sedikit ini RUH agama telah bangkit, jika dulu (50 thn yg lepas) hanya satu masjid berdiri di England tp skrg sudah ada 3000 buah masjid. Alhamdulillah.
“kita kena jadi seperti lebah, sbb apabila lebah mencari manisan, dia akn pergi ke setiap bunga samaada bunga itu wangi atau busuk, tp dia tetap akn mengambil manisan dari bunga tersebut dan akhirnya manisan dpt dikumpul dalam sarang dan jadilah MADU, yg menjadi syifak(ubat).
dan jgn kita jd seperti lalat, krn lalat akn pergi mencari ke tempat kotor dan mengumpul kuman dan kekotoran sehingga kekotoran itu melekat pd dirinya SENDIRI”
begitulah kita..kita kene lihat kebaikan pd setiap org dan muliakan mereka krn mereka UMMAT Nabi..insyaALLAH ALLAH akn pelihara hati2 kita dan satukan kita di atas jalan nubuwwah (kerja kenabian yg ditinggalkan oleh Khatamu Nabi-Muhammad s.a.w).
dan jgn kita contohi lalat…lihat keburukan org lain sehingga hati kotor dan tidak merasai lunaknya dalam amal ibadah pada ALLAH.
jd apa2 pn yg mereka kata kpd kita, biarkanlah! dan yg baik, kita ambil sebagai teladan dan kita baiki kelemahan kita.
dan paling penting kita doa utk seluruh alam!!!
moga ALLAH memberi kita kefahaman dan jadikan kita org yg fakeh dlm agama.
p/s: ana cuba sedaya mngkin utk memberi sedikit pandangan tanpa ingin melibatkan diri dgn isu panas di sini. jd jika pandangan ana ini baik utk semua, maka ana rasa apa yg ana tulis ini berhak disiarkan utk manfaat bersama. jika tdk, maka terserah kpd pemilik blog ini. wallahu’alam.
jazakallahu khairan kasira.
assalamu’alaikum wr.wb, udah mas …. istiqomah aja dalam usaha dakwah.! smoga kita orang2 yang dilindungi allah s.w.t. amin
Tadi saya baca di salah satu blog,
Siapa saja yang menentang usaha da’wah adalah ibarat orang yang membenturkan kepalanya ke batu karang, pasti akan hancur.
wait and see
Amiin.. Salamu ‘alaika ya ummi.. doakan kami para karkun / da’i untuk istiqomah islah diri dgn khuruj fisabilillah guna belajar dan amal dakwah ke seluruh alam..
Assalammu alaikum
Barokallahu fik
Ya akhi, mengenai mimpi memang menurut ulama ahlu sunnah (salafi) berasal dari 3, seperti yang disebutkan oleh ulama-ulama salaf di Indonesia seperti Ustadz Badrussalam (lulusan Universitas Madinah), Ustadz Yazid bi Abdul Qadir Jawa (murid Syech Saleh utsaimin) dan lain-lain
1. Mimpi dari Allah = biasanya mengajak taat kepada Allah (seperti Nabi Allah Ibrohim), menunjukin jalan keselamatan di masa depan (seperti kisah raja dan Nabi Alloh Yusuf), Memberi peringatan (Mimpi Fir’aun), memberi jalan ke arah da’wah (kisah Shahabat yang mimpi tentang Azan dan diceritakan kepada Rasullulloh) dan lain-lain
2. Mimpi dari Syetan. = intinya menakuti-nakuti manusia agar tidak takut kepada Allah, memberi petunjuk agar manusia sombong, memberi petunjuk kepada kefasikan dan lain-lain
3. Mimpi karena risau yang tinggi.
Bahkan dinasihatkan oleh mereka bahwa meminta tamsil dari orang sholeh adalah sunnah. seperti kisah Rasululloh selalu bertanya kepada shahabat, tadi malam mimpi apa? lalu beliau yang mulia menjelaskannya. Waallahu ‘alam
Yang penting bagi kita tetap sabar berda’wah, Nabi yang mulia butuh 13 tahun untuk wujudnya da’wah, bagaimana dengan kita yang hina, lemah dan jahil ini.
Jazakallah Khair
Ya Akhi,
pada dasarnya beberapa kawan ana dan ana pun yang mengikuti manhaj salaf sudah mulai menyadari tentang tuduhan palsu masjid nijamudin dan mimpi yang mulia Maulana Ilyas Rahmatullah alaih. dan kami sudah mulai belajar usaha da’wah ini. mohon doa dari semaunya agar kita semua bisa istiqomah. kawan ana dari Amerika pernah cerita, beliau da’wah ke Mekkah dan bertemu dengan Syaikh Bin Baz, beliau menerima para da’i ini ziarah ke rumahnya beberapa waktu sebelum wafatnya beliau, bahkan diterima dengan baik. mungkin ini bisa jadi masukkan untuk saudara kita yang lain.
Jazakallah Khair
Maaf tidak ditampilkan.
assalamu’alaikum wr wb..
saudara2ku seiman seakidah,
dalam kerja da’wah ini,kita adalah ummat muslim,sebagaimana dalam akhir surat al-fushilat ayat 33,,jangan menamakan diri kita ini jama’ah tabligh,tetapi jama’ah yang melaksanakan kerja tabligh,seperti jamaa’ah sholat,jama’ah haji dll..dan jangan mau dinamakan jama’ah tabligh..
sebenarnya tidak ada jama’ah tabligh..
kebenaran hanya milik ALLAH SWT,dan kesalahan,kelemahan semoga menjadi motivasi bagi saya dan ummat muslim agar mau memperbaiki diri sehingga menjadi ummat yang kelak bisa diakui keimanannya..
waALLHU’alam bishowab..
Wassalam wr wb..
Wassalaam..
bayangkan kalau para sahabat r.hum hanya diam di mekah atau madinah saja… mereka semua hanya membuat talim, dzikir, puasa, mendiskusikan dan memperdebatkan ilmu-ilmu yg mereka dpt dari rasul saw.. tanpa mau keluar untuk mendakwahkan agama..mungkin kakek nenek moyang qta mati dalam keadaan kafir dan kita pun msh dlm keadaan menyembah dewa-dewa…
Iblis tergelincir karena ketinggian ilmu yang tidak disandarkan dengan keimanan yang mantap sehingga menjadi mahluk yang sombomg… hati2 wahai kawan.. yang merasa dah punya ilmu dan menganggap yang lain tak ada ilmu .. hati22.. yang trpenting adalah sudah sejauh mana kita amalkan ilmu yang kita ketahui… lebih baik sempurnakan amalan diri sendiri daripada mencari atau ssibuk mangurusi usaha orang lain… mulai sekarang jadi lah orang yang bisa memberikan yang terbaik untk ummat..
ta’lim tentang iman cuma teori saja lah itu… tapi khuruj fi sabilillah baru praktek iman nama nya… kita akan tahu bagaimana rasanya berhadapan dengan ummat yang jauh dari amalan agama ini… kalo cuma ta’lim duduk dengarkan ustazd.. yah semua orang juga bisa mas… tapi dakwah tinggal kan keluarga, pekerjaan dan kesenangan untuk sementara tak semua orang sanggup.. seseorang akan bertanya … kalo saya khuruj siapa yang memberi makan anak-istri saya… siapa selesaikan maslah kantor sayya.. banyak kali pertanyaan nya.. hanya orang yang dapat hidayah yang Allah ijinkan untuk ikut dakwak
Insya Allah kita dapat berdakwah secara ikhlas. Hidayah itu hak Allah. Allah SWT memberikan hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. info untuk ikhwan/akhwat: buku terbaru Pustaka Imam Asy-Syafi’i: Ensiklopedi Fiqih Praktis dan buku Tabarruk sudah beredar di toko buku. Insya Allah manfaat untuk perpustakaan keluarga kita.
Assalamualaikum….Alhamdulillah robbil alaaminn… salam daiman ala Rosulullah al karim…. Tetep teguh dengan usaha Rosul wahai saudara2…persiapkan iman dan amal kita karena tanda2 akan datangnya Imam Al-mahdi telah nampak dan ini harus di sambut dengan pengorbanan dan ujian agar kita bisa ikut ambil bagian didalam askar Imam Mahdi karena kita adalah umat dipenghujung Asratus sa’aah…. biarkan mereka biarkan mereka. cukup bagi kita mengikuti tauladan dan contoh terbaik yang Allah berikan kepada Ummat Manusia (Rasulullah.S.a.w.) Jangan ragu mantab kan iman…dan amal selalu ikhtiar khuruj fisabilillah karena dah jelas dalam Al-Quran maupun sunnah2 Nabi tentang derajat kemuliaan bagi yang berdakwah dijalan Allah dengan Harta,jiwa,dan darah mengajak manusia untuk Taat pada Allah dan Rasul nya dan kemuliaan itu jelas sekali didalam Al-Quran…..