<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pandangan Berimbang Untuk Analisa Kritis Kaum Salafi Wahabi Terhadap Mimpi Maulana Ilyas (2)</title>
	<atom:link href="http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/</link>
	<description>Envisioning and Empowering Moslems</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Jul 2010 01:39:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: ali</title>
		<link>http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/comment-page-1/#comment-1809</link>
		<dc:creator>ali</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 14:59:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=132#comment-1809</guid>
		<description>amiiiiiiiiin mudah2an kami sekeluarga istiqomah menjalani dahwa tabliq ini</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>amiiiiiiiiin mudah2an kami sekeluarga istiqomah menjalani dahwa tabliq ini</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: 'abd. Wahab</title>
		<link>http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/comment-page-1/#comment-1699</link>
		<dc:creator>'abd. Wahab</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2010 06:46:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=132#comment-1699</guid>
		<description>kebahagiaan...kejayaan...kesuksesan hidup manusia dunia dan akhirat hanya ada dalam satu perkara saja, yaitu dalam agama.

Sejauh mana kita taat perintah Allah, menjauhi larangan Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah saw.

Kita beramal dan berdakwah untuk mencari ridho Allah.
Biarkan orang memberikan komentar baik ataupun buruk, karena itu bisa menjadi ujian dan akan menambah kenikmatan dan kelezatan dalam beramal sholeh.

Yang penting dan terpenting kita harus selalu koreksi niat utk islah diri mencari ridho Allah.
Saya jadi ingat salah satu bayan ustadz Lutfi tentang kisah Lukman al Hakim dengan anaknya membawa seekor keledai. Banyak komentar orang2 dan mencibir melihat tingkah polah Lukman al Hakim dengan anaknya tersebut. 

Inti dari bayan tersebut, jika kita dalam beramal sholeh terlalu memikirkan atau mendebat  pandangan dan pendapat orang lain, terlepas baik atw buruk maka insya Allah suatu waktu kita akan meninggalkan amal sholeh tersebut... yang akhirnya setan yang akan tersenyum karena berhasil menipu kita untuk tidak beramal.
Semuanya itu datang dari Allah untuk meningkatkan kebaikan dalam diri kita sendiri.

Yang penting hati dan kepala kita harus tetap dingin mendengarkan semuanya, toh mereka semua itu saudara kita sendiri yang sebenarnya ingin melihat kita menjadi lebih baik lagi... namun caranya saja yang agak sedikit berbeda

Mari kita sama2 saling berdoa agar Allah tambahkan dan teguhkan iman serta hidayah dalam hati kita, keluarga kita, anak keturunan kita, dan seluruh alam.
Juga Allah istiqomahkan kita, anak keturunan kita dan seluruh ummat dalam usaha dakwah yang mulia ini.

Dakwah maksud hidup, hidup untuk Dakwah... Dakwah sampai mati, mati dalam Dakwah
AMIIIN...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kebahagiaan&#8230;kejayaan&#8230;kesuksesan hidup manusia dunia dan akhirat hanya ada dalam satu perkara saja, yaitu dalam agama.</p>
<p>Sejauh mana kita taat perintah Allah, menjauhi larangan Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah saw.</p>
<p>Kita beramal dan berdakwah untuk mencari ridho Allah.<br />
Biarkan orang memberikan komentar baik ataupun buruk, karena itu bisa menjadi ujian dan akan menambah kenikmatan dan kelezatan dalam beramal sholeh.</p>
<p>Yang penting dan terpenting kita harus selalu koreksi niat utk islah diri mencari ridho Allah.<br />
Saya jadi ingat salah satu bayan ustadz Lutfi tentang kisah Lukman al Hakim dengan anaknya membawa seekor keledai. Banyak komentar orang2 dan mencibir melihat tingkah polah Lukman al Hakim dengan anaknya tersebut. </p>
<p>Inti dari bayan tersebut, jika kita dalam beramal sholeh terlalu memikirkan atau mendebat  pandangan dan pendapat orang lain, terlepas baik atw buruk maka insya Allah suatu waktu kita akan meninggalkan amal sholeh tersebut&#8230; yang akhirnya setan yang akan tersenyum karena berhasil menipu kita untuk tidak beramal.<br />
Semuanya itu datang dari Allah untuk meningkatkan kebaikan dalam diri kita sendiri.</p>
<p>Yang penting hati dan kepala kita harus tetap dingin mendengarkan semuanya, toh mereka semua itu saudara kita sendiri yang sebenarnya ingin melihat kita menjadi lebih baik lagi&#8230; namun caranya saja yang agak sedikit berbeda</p>
<p>Mari kita sama2 saling berdoa agar Allah tambahkan dan teguhkan iman serta hidayah dalam hati kita, keluarga kita, anak keturunan kita, dan seluruh alam.<br />
Juga Allah istiqomahkan kita, anak keturunan kita dan seluruh ummat dalam usaha dakwah yang mulia ini.</p>
<p>Dakwah maksud hidup, hidup untuk Dakwah&#8230; Dakwah sampai mati, mati dalam Dakwah<br />
AMIIIN&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aswin Bahar</title>
		<link>http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/comment-page-1/#comment-778</link>
		<dc:creator>Aswin Bahar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 07:56:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=132#comment-778</guid>
		<description>Assalamualaikum....Alhamdulillah robbil alaaminn... salam daiman ala Rosulullah al karim.... Tetep teguh dengan usaha Rosul wahai saudara2...persiapkan iman dan amal kita karena tanda2 akan datangnya Imam Al-mahdi telah nampak dan ini harus di sambut dengan pengorbanan dan ujian agar kita bisa ikut ambil bagian didalam askar Imam Mahdi karena kita adalah umat dipenghujung Asratus sa&#039;aah.... biarkan mereka biarkan mereka. cukup bagi kita mengikuti tauladan dan contoh terbaik yang Allah berikan kepada Ummat Manusia (Rasulullah.S.a.w.) Jangan ragu mantab kan iman...dan amal selalu ikhtiar khuruj fisabilillah karena dah jelas dalam Al-Quran maupun sunnah2 Nabi tentang derajat kemuliaan bagi yang berdakwah dijalan Allah dengan Harta,jiwa,dan darah mengajak manusia untuk Taat pada Allah dan Rasul nya dan kemuliaan itu jelas sekali didalam Al-Quran.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum&#8230;.Alhamdulillah robbil alaaminn&#8230; salam daiman ala Rosulullah al karim&#8230;. Tetep teguh dengan usaha Rosul wahai saudara2&#8230;persiapkan iman dan amal kita karena tanda2 akan datangnya Imam Al-mahdi telah nampak dan ini harus di sambut dengan pengorbanan dan ujian agar kita bisa ikut ambil bagian didalam askar Imam Mahdi karena kita adalah umat dipenghujung Asratus sa&#8217;aah&#8230;. biarkan mereka biarkan mereka. cukup bagi kita mengikuti tauladan dan contoh terbaik yang Allah berikan kepada Ummat Manusia (Rasulullah.S.a.w.) Jangan ragu mantab kan iman&#8230;dan amal selalu ikhtiar khuruj fisabilillah karena dah jelas dalam Al-Quran maupun sunnah2 Nabi tentang derajat kemuliaan bagi yang berdakwah dijalan Allah dengan Harta,jiwa,dan darah mengajak manusia untuk Taat pada Allah dan Rasul nya dan kemuliaan itu jelas sekali didalam Al-Quran&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lukman basandid</title>
		<link>http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/comment-page-1/#comment-768</link>
		<dc:creator>lukman basandid</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 09:46:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=132#comment-768</guid>
		<description>Insya Allah kita dapat berdakwah secara ikhlas. Hidayah itu hak Allah. Allah SWT memberikan hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. info untuk ikhwan/akhwat: buku terbaru Pustaka Imam Asy-Syafi&#039;i: Ensiklopedi Fiqih Praktis dan buku Tabarruk sudah beredar di toko buku. Insya Allah manfaat untuk perpustakaan keluarga kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Insya Allah kita dapat berdakwah secara ikhlas. Hidayah itu hak Allah. Allah SWT memberikan hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. info untuk ikhwan/akhwat: buku terbaru Pustaka Imam Asy-Syafi&#8217;i: Ensiklopedi Fiqih Praktis dan buku Tabarruk sudah beredar di toko buku. Insya Allah manfaat untuk perpustakaan keluarga kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ammar</title>
		<link>http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/comment-page-1/#comment-733</link>
		<dc:creator>Ammar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 03:32:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=132#comment-733</guid>
		<description>ta&#039;lim tentang iman cuma teori saja lah itu... tapi khuruj fi sabilillah baru praktek iman nama nya... kita akan tahu bagaimana rasanya berhadapan dengan ummat yang jauh dari amalan agama ini... kalo cuma ta&#039;lim duduk dengarkan ustazd.. yah  semua orang juga bisa mas... tapi dakwah tinggal kan keluarga, pekerjaan dan kesenangan untuk sementara tak semua orang sanggup.. seseorang akan bertanya ... kalo saya khuruj siapa yang memberi makan anak-istri saya... siapa selesaikan maslah kantor sayya.. banyak kali pertanyaan nya.. hanya orang yang dapat hidayah yang Allah ijinkan untuk ikut dakwak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ta&#8217;lim tentang iman cuma teori saja lah itu&#8230; tapi khuruj fi sabilillah baru praktek iman nama nya&#8230; kita akan tahu bagaimana rasanya berhadapan dengan ummat yang jauh dari amalan agama ini&#8230; kalo cuma ta&#8217;lim duduk dengarkan ustazd.. yah  semua orang juga bisa mas&#8230; tapi dakwah tinggal kan keluarga, pekerjaan dan kesenangan untuk sementara tak semua orang sanggup.. seseorang akan bertanya &#8230; kalo saya khuruj siapa yang memberi makan anak-istri saya&#8230; siapa selesaikan maslah kantor sayya.. banyak kali pertanyaan nya.. hanya orang yang dapat hidayah yang Allah ijinkan untuk ikut dakwak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ammar</title>
		<link>http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/comment-page-1/#comment-732</link>
		<dc:creator>Ammar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 03:11:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=132#comment-732</guid>
		<description>Iblis tergelincir karena ketinggian ilmu yang tidak disandarkan dengan keimanan yang mantap sehingga menjadi mahluk yang sombomg... hati2 wahai kawan.. yang merasa dah punya ilmu dan menganggap yang lain tak ada ilmu .. hati22.. yang trpenting adalah sudah sejauh mana kita amalkan ilmu yang kita ketahui... lebih baik sempurnakan amalan diri sendiri daripada mencari atau ssibuk mangurusi usaha orang lain... mulai sekarang jadi lah orang yang bisa memberikan yang terbaik untk ummat..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iblis tergelincir karena ketinggian ilmu yang tidak disandarkan dengan keimanan yang mantap sehingga menjadi mahluk yang sombomg&#8230; hati2 wahai kawan.. yang merasa dah punya ilmu dan menganggap yang lain tak ada ilmu .. hati22.. yang trpenting adalah sudah sejauh mana kita amalkan ilmu yang kita ketahui&#8230; lebih baik sempurnakan amalan diri sendiri daripada mencari atau ssibuk mangurusi usaha orang lain&#8230; mulai sekarang jadi lah orang yang bisa memberikan yang terbaik untk ummat..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eq</title>
		<link>http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/comment-page-1/#comment-684</link>
		<dc:creator>eq</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 05:35:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=132#comment-684</guid>
		<description>bayangkan kalau para sahabat r.hum hanya diam di mekah atau madinah saja... mereka semua hanya membuat talim, dzikir, puasa, mendiskusikan dan memperdebatkan ilmu-ilmu yg mereka dpt dari rasul saw.. tanpa mau keluar untuk mendakwahkan agama..mungkin kakek nenek moyang qta mati dalam keadaan kafir dan kita pun msh dlm keadaan menyembah dewa-dewa...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bayangkan kalau para sahabat r.hum hanya diam di mekah atau madinah saja&#8230; mereka semua hanya membuat talim, dzikir, puasa, mendiskusikan dan memperdebatkan ilmu-ilmu yg mereka dpt dari rasul saw.. tanpa mau keluar untuk mendakwahkan agama..mungkin kakek nenek moyang qta mati dalam keadaan kafir dan kita pun msh dlm keadaan menyembah dewa-dewa&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hanba ALLAH yang dhoif</title>
		<link>http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/comment-page-1/#comment-423</link>
		<dc:creator>hanba ALLAH yang dhoif</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 15:12:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=132#comment-423</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum wr wb..
saudara2ku seiman seakidah,
dalam kerja da&#039;wah ini,kita adalah ummat muslim,sebagaimana dalam akhir surat al-fushilat ayat 33,,jangan menamakan diri kita ini jama&#039;ah tabligh,tetapi jama&#039;ah yang melaksanakan kerja tabligh,seperti jamaa&#039;ah sholat,jama&#039;ah haji dll..dan jangan mau dinamakan jama&#039;ah tabligh..
sebenarnya tidak ada jama&#039;ah tabligh..

kebenaran hanya milik ALLAH SWT,dan kesalahan,kelemahan semoga menjadi motivasi bagi saya dan ummat muslim agar mau memperbaiki diri sehingga menjadi ummat yang kelak bisa diakui keimanannya..
waALLHU&#039;alam bishowab..
Wassalam wr wb..

Wassalaam..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum wr wb..<br />
saudara2ku seiman seakidah,<br />
dalam kerja da&#8217;wah ini,kita adalah ummat muslim,sebagaimana dalam akhir surat al-fushilat ayat 33,,jangan menamakan diri kita ini jama&#8217;ah tabligh,tetapi jama&#8217;ah yang melaksanakan kerja tabligh,seperti jamaa&#8217;ah sholat,jama&#8217;ah haji dll..dan jangan mau dinamakan jama&#8217;ah tabligh..<br />
sebenarnya tidak ada jama&#8217;ah tabligh..</p>
<p>kebenaran hanya milik ALLAH SWT,dan kesalahan,kelemahan semoga menjadi motivasi bagi saya dan ummat muslim agar mau memperbaiki diri sehingga menjadi ummat yang kelak bisa diakui keimanannya..<br />
waALLHU&#8217;alam bishowab..<br />
Wassalam wr wb..</p>
<p>Wassalaam..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummi hanif</title>
		<link>http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/comment-page-1/#comment-209</link>
		<dc:creator>ummi hanif</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 04:07:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=132#comment-209</guid>
		<description>Maaf tidak ditampilkan.

&lt;blockquote&gt; Ummi Hanif yang baik,

Terimakasih sudah berkali-kali datang ke tempat kami. Sudah kami jelaskan bahwa kami tidak akan memberikan pandangan berimbang terhadap pandangan yang masuk, jika tetap berkeinginan untuk mudzakarah silahkan untuk membukanya di forum yang lebih bebas dan terbuka, seperti myquran atau sidogiri. 

Dan sebenarnya telah ada tulisan dari salafi sendiri yang sedang belajar usaha da&#039;wah ini, bahkan mengatakan perihal mimpi Maulana Ilyas ini memang merupakan mimpi yang mulia. Tetapi sekali lagi, kami yang mengikuti usaha da&#039;wah ini bukan berdasarkan pada mimpi. tetapi pada sumber Al-quran, As-Sunnah serta langkah-langkah para Shahabat RA yang jelas landasannya, dan juga banyak diungkap dalam lembaran-lembaran kitab para Ulama besar terdahulu. 

Dan kami berharap kepada Allah swt mudah-mudahan lebih banyak lagi kaum muslimin yang telibat dalam usaha da&#039;wah ini, dan mereka lebih korban dan takwa dari kami yang dhoif dan lemah ini. Sehingga Islam dapat tersebar seperti mana di jaman Rasulullah SAW dan para Shahabat RA, tersebarnya Islam sudah menjadi catatan sejarah bahwa tersebarnya itu bukan melalui koran, bukan melalui televisi, bukan melalui burung, bukan melalui media lainnya; TETAPI melalui perjuangan dan pengorbanan yang terus-menerus dilakukan oleh mereka-mereka itu, bahkan bisa sampai ke Indonesia.

Itulah sejarah yang jelas dan tidak dapat dipungkiri oleh siapapun di dunia ini, termasuk para Ulama sekaipun tidak dapat menolaknya, bahwa tersebarnya Islam itu melalui perjuangan dan pengorbanan dengan harta dan jiwa para Shahabat RA dan juga para Ulama dan para Wali di jaman terdahulu. Mereka meninggalkan kampung halaman dengan pembekalan yang dimilikinya. 

Sekarang ini tidak ada hari tanpa rombongan da&#039;wah di dunia ini, beberapa hari/minggu yang lalu diadakan ijtima&#039;i di Italia, di Yaman, dan Bangladesh, dan mungkin di mana lagi. Semuanya belajar dan mengajarkan kembali kebaikan dan kemuliaan Islam ke seluruh Alam sebagai rahmatan lil&#039;alamiin. 

&lt;/blockquote&gt;








</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf tidak ditampilkan.</p>
<blockquote><p> Ummi Hanif yang baik,</p>
<p>Terimakasih sudah berkali-kali datang ke tempat kami. Sudah kami jelaskan bahwa kami tidak akan memberikan pandangan berimbang terhadap pandangan yang masuk, jika tetap berkeinginan untuk mudzakarah silahkan untuk membukanya di forum yang lebih bebas dan terbuka, seperti myquran atau sidogiri. </p>
<p>Dan sebenarnya telah ada tulisan dari salafi sendiri yang sedang belajar usaha da&#8217;wah ini, bahkan mengatakan perihal mimpi Maulana Ilyas ini memang merupakan mimpi yang mulia. Tetapi sekali lagi, kami yang mengikuti usaha da&#8217;wah ini bukan berdasarkan pada mimpi. tetapi pada sumber Al-quran, As-Sunnah serta langkah-langkah para Shahabat RA yang jelas landasannya, dan juga banyak diungkap dalam lembaran-lembaran kitab para Ulama besar terdahulu. </p>
<p>Dan kami berharap kepada Allah swt mudah-mudahan lebih banyak lagi kaum muslimin yang telibat dalam usaha da&#8217;wah ini, dan mereka lebih korban dan takwa dari kami yang dhoif dan lemah ini. Sehingga Islam dapat tersebar seperti mana di jaman Rasulullah SAW dan para Shahabat RA, tersebarnya Islam sudah menjadi catatan sejarah bahwa tersebarnya itu bukan melalui koran, bukan melalui televisi, bukan melalui burung, bukan melalui media lainnya; TETAPI melalui perjuangan dan pengorbanan yang terus-menerus dilakukan oleh mereka-mereka itu, bahkan bisa sampai ke Indonesia.</p>
<p>Itulah sejarah yang jelas dan tidak dapat dipungkiri oleh siapapun di dunia ini, termasuk para Ulama sekaipun tidak dapat menolaknya, bahwa tersebarnya Islam itu melalui perjuangan dan pengorbanan dengan harta dan jiwa para Shahabat RA dan juga para Ulama dan para Wali di jaman terdahulu. Mereka meninggalkan kampung halaman dengan pembekalan yang dimilikinya. </p>
<p>Sekarang ini tidak ada hari tanpa rombongan da&#8217;wah di dunia ini, beberapa hari/minggu yang lalu diadakan ijtima&#8217;i di Italia, di Yaman, dan Bangladesh, dan mungkin di mana lagi. Semuanya belajar dan mengajarkan kembali kebaikan dan kemuliaan Islam ke seluruh Alam sebagai rahmatan lil&#8217;alamiin. </p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ibn Nur Suyono</title>
		<link>http://usahadawah.com/2008/10/04/pandangan-berimbang-untuk-analisa-kritis-kaum-salafi-wahabi-terhadap-mimpi-maulana-ilyas-2/comment-page-1/#comment-146</link>
		<dc:creator>Ibn Nur Suyono</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 03:09:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=132#comment-146</guid>
		<description>Ya Akhi,
pada dasarnya beberapa kawan ana dan ana pun yang mengikuti manhaj salaf sudah mulai menyadari tentang tuduhan palsu masjid nijamudin dan mimpi yang mulia Maulana Ilyas Rahmatullah alaih. dan kami sudah mulai belajar usaha da&#039;wah ini. mohon doa dari semaunya agar kita semua bisa istiqomah. kawan ana dari Amerika pernah cerita, beliau da&#039;wah ke Mekkah dan bertemu dengan Syaikh Bin Baz, beliau menerima para da&#039;i ini ziarah ke rumahnya beberapa waktu sebelum wafatnya beliau, bahkan diterima dengan baik. mungkin ini bisa jadi masukkan untuk saudara kita yang lain.
Jazakallah Khair



&lt;blockquote&gt;Sdr. Ibn Nur Suyono,

Kita perlu saling mendo&#039;akan agar istiqomah dengan kerja da&#039;wah ini. Kita harus banyak berdo&#039;a agar kaum muslimin termasuk para Ulama dapat memahami kerja da&#039;wah ini dengan baik, sehingga lebih banyak lagi rombongan ke seluruh dunia tersebar ini. Bagi kami yang dhoif dan lemah ini, kerja da&#039;wah ini seperti madrasah bergerak, bukan sebagai sarana da&#039;wah seperti mana para Ulama atau faqih dengan Ilmu untuk menyampaikan Islam. 

Karena telinga kami lebih dekat lagi daripada telinga yang mendengarkan ucapan kami, sehingga bagi kami sendiri kerja da&#039;wah ini menjadi madrasah untuk memperbaiki diri dan belajar Al-Islam menjadi wujud dalam kehidupan kami yang lemah dan juga keluarga kami. Kami pribadi pernah mambaca ucapan seorang Ulama, Hasan Hudhaibi Rah, pimpinan Ikhwanul Muslimin kedua, &quot;tegakkan Islam dalam diri kita, maka Islam akan tegak di muka bumi ini&quot;. 

Jadi sangat wajar, jika hari ini kita Ummat Islam sangat lemah, karena memang Al-Islam itu sendiri belum wujud dalam diri kita kaum muslimin secara sempurna. Sehingga kerja da&#039;wah ini bagi kami tempat belajar dalam madrasah bergerak ini. Itulah disampaikan Maulana Ilyas perihal khuruj ini yang diumpamakan sebagai madrasah bergerak. Siapapun boleh belajar, maka tidak heran jika ada yang baru sholat kembali, ada yang baru membaca al-quran kembali, ada yang mendengar ta&#039;lim kembali, bahkan baru kenal dengan Al-Islam dan para Shahabat RA. Itulah keadaan kaum muslimin yang masuk ke dalam kerja da&#039;wah, sehingga para Ulama atau penuntut ilmu seperti sdr. dapat memberikan pengajaran yang baik dan hikmah kepada kaum muslimin yang lemah-lemah itu. Insya Allah, dari mereka yang lemah itu akan lahir para Ulama dan ustadz asbab pengajaran sdr. itu. Amiin. Dan kami pribadi sudah melihat kejadian itu sendiri.

&lt;/blockquote&gt;



</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Akhi,<br />
pada dasarnya beberapa kawan ana dan ana pun yang mengikuti manhaj salaf sudah mulai menyadari tentang tuduhan palsu masjid nijamudin dan mimpi yang mulia Maulana Ilyas Rahmatullah alaih. dan kami sudah mulai belajar usaha da&#8217;wah ini. mohon doa dari semaunya agar kita semua bisa istiqomah. kawan ana dari Amerika pernah cerita, beliau da&#8217;wah ke Mekkah dan bertemu dengan Syaikh Bin Baz, beliau menerima para da&#8217;i ini ziarah ke rumahnya beberapa waktu sebelum wafatnya beliau, bahkan diterima dengan baik. mungkin ini bisa jadi masukkan untuk saudara kita yang lain.<br />
Jazakallah Khair</p>
<blockquote><p>Sdr. Ibn Nur Suyono,</p>
<p>Kita perlu saling mendo&#8217;akan agar istiqomah dengan kerja da&#8217;wah ini. Kita harus banyak berdo&#8217;a agar kaum muslimin termasuk para Ulama dapat memahami kerja da&#8217;wah ini dengan baik, sehingga lebih banyak lagi rombongan ke seluruh dunia tersebar ini. Bagi kami yang dhoif dan lemah ini, kerja da&#8217;wah ini seperti madrasah bergerak, bukan sebagai sarana da&#8217;wah seperti mana para Ulama atau faqih dengan Ilmu untuk menyampaikan Islam. </p>
<p>Karena telinga kami lebih dekat lagi daripada telinga yang mendengarkan ucapan kami, sehingga bagi kami sendiri kerja da&#8217;wah ini menjadi madrasah untuk memperbaiki diri dan belajar Al-Islam menjadi wujud dalam kehidupan kami yang lemah dan juga keluarga kami. Kami pribadi pernah mambaca ucapan seorang Ulama, Hasan Hudhaibi Rah, pimpinan Ikhwanul Muslimin kedua, &#8220;tegakkan Islam dalam diri kita, maka Islam akan tegak di muka bumi ini&#8221;. </p>
<p>Jadi sangat wajar, jika hari ini kita Ummat Islam sangat lemah, karena memang Al-Islam itu sendiri belum wujud dalam diri kita kaum muslimin secara sempurna. Sehingga kerja da&#8217;wah ini bagi kami tempat belajar dalam madrasah bergerak ini. Itulah disampaikan Maulana Ilyas perihal khuruj ini yang diumpamakan sebagai madrasah bergerak. Siapapun boleh belajar, maka tidak heran jika ada yang baru sholat kembali, ada yang baru membaca al-quran kembali, ada yang mendengar ta&#8217;lim kembali, bahkan baru kenal dengan Al-Islam dan para Shahabat RA. Itulah keadaan kaum muslimin yang masuk ke dalam kerja da&#8217;wah, sehingga para Ulama atau penuntut ilmu seperti sdr. dapat memberikan pengajaran yang baik dan hikmah kepada kaum muslimin yang lemah-lemah itu. Insya Allah, dari mereka yang lemah itu akan lahir para Ulama dan ustadz asbab pengajaran sdr. itu. Amiin. Dan kami pribadi sudah melihat kejadian itu sendiri.</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
