Home > Buku Referensi > Sebuah Pandangan Ilmiah tentang Jamaah Tabligh (Review)

Sebuah Pandangan Ilmiah tentang Jamaah Tabligh (Review)

Sumber: http://estethiques.blogspot.com/2006/12/sebuah-pandangan-ilmiah-tentang-jamaah.html

Judul asli : Nadzrah Ilmiyah fi Ahlit Tabligh wad Da’wah
Pengarang : Syeikh Ayman Abu Syadi
Penerbit : Maktabah Al-Majallad Al-Araby Cairo
Jumlah seri : 5 buku
Jumlah hal : seri I (128 h) seri II (128 h) seri III (270 h) seri IV (285 h) seri V (319 h)

B uku ini terdiri dari 5 seri dengan kwantitas halaman yang berlainan. Diikarang oleh Syeikh Ayman Abu Syadi. Beliau adalah alumni universitas Al-Azhar dengan memperoleh ijazah ‘aliyah (licence) dari fakultas Syariah Islamiyah, sebagaimana tertulis pada sampul bukunya. Beliau juga memiliki sanad (rantai ilmu) dalam bidang aqidah, hadits, ushul fiqh, dan fiqh, bahkan sudah diberi izin (ijazah) oleh gurunya untuk menyampaikan ilmu yang telah didapatkannya.

Kelima seri buku karya Syeikh Ayman Abu Syadi ini tampaknya patut menjadi buku bacaan para pegiat dakwah (lebih khusus : JT) agar tidak runtuh oleh banyaknya tuduhan-tuduhan dari kelompok-kelompok yang tidak menyukainya. Bahkan, perlu untuk dibaca juga bagi orang-orang yang menganggap Jamaah Tabligh (JT [sebagaimana orang-orang menyebutnya]) ini telah menyimpang dari ajaran Nabi SAW (bid’ah). Dan tidak mengurangi kelayakan bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih jauh tentang JT itu sendiri.

Setiap seri dari kelima seri ini menjawab satu tuduhan (syubuhat) yang dilontarkan oleh kelompok-kelompok yang menyesatkannya, dijawab dengan dalil dari Quran, Sunnah, maupun perkataan ulama-ulama salaf dengan mengutipkannya dari referensi-referensi kitab klasik (turats).

Seri pertama membahas tentang penentuan nishab (tahdidul awqath) yang ada dalam aktivitas JT seperti 3 hari, 40 hari, 4 bulan, dll serta menjawab berbagai tuduhan yang berkaitan dengan hal tersebut. Pada seri pertama ini sebelum masuk pada jawaban atas tuduhan, pengarang menjelaskan terlebih dahulu tentang :

1. pengertian bid’ah menurut berbagai pendapat ulama (Imam Az-Zarkasyi, Syaikhul Islam Ibnu Hajar Al-Asqalany, dll),

2. pengklasifikasiannya kedalam bid’ah hasanah dan bid’ah sayyi’ah (Imam Syafi’i, Imam Syatiby, Al-’Allamah Al-Ainy, dll),

3. juga memaparkan pendapat-pendapat ulama lain yang membagi bid’ah menjadi 5 bagian; wajibah, mandubah, mubahah, mamnu’ah, makruhah (Imam Al-Qarafy, Imam Nawawy, Imam Al-’Izz bin Abdus Salam, dll).

Kemudian seri pertama ini ditutup dengan lampiran fatwa-fatwa dan pandangan para ulama tentang JT, diantaranya; Syeikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh, Syeikh Abdul Aziz bin Baz, Syeikh Abu Bakr Al-Jazairy, Dr. Muhammad Bakr Ismail, Syeikh Muhammad Abu Zahrah, dll.

Seri kedua membahas tentang konsep jihad (mafhumul jihad), sebagai jawaban atas tuduhan bahwa JT mengingkari adanya jihad dan mendistorsikan makna jihad serta mengalih maknakan makna jihad ke dalam dakwah. Kemudian ditutup juga dengan fatwa dan pandangan beberapa ulama Islam (Syeikh Abul A’la Al-Mawdudi, dll)

Seri ketiga membahas tentang konsep loyalitas keislaman (al-wala’ wal bara’), sebagai jawaban atas tuduhan bahwa JT tidak memiliki loyalitas keislaman dan tidak memiliki ikatan keimanan yang teguh. Kemudian sebagaimana pada seri sebelumnya, ditutup dengan pandangan maupun fatwa ulama (Syeikh Abu Hasan Ali An-Nadwy, Prof. Dr. Wahidudin Khan, dll)

Seri keempat membahas tentang metode keberislaman Nabi SAW (manhaj nabawy), sebagai jawaban atas tuduhan bahwa JT tidak ingin menegakkan agama Islam di muka bumi dan tidak menginginkan masyarakat Islamy itu terbentuk. Lalu ditutup dengan pandangan dan fatwa para ulama (Syeikh Sa’duddin Sayyid Shalih, dll)

Seri kelima membahas tentang konsep mencegah kemunkaran (taghyirul munkar), sebagai jawaban atas tuduhan bahwa JT tidak mempedulikan adanya kemunkaran dan tidak memiliki anggapan bahwa menegah kemunkaran adalan bagian dari kewajiban seorang muslim. Lalu ditutup dengan fatwa dan pandangan para ulama (Dr. Sa’id Ramadhan Al-Buthy, dll)

Demikian review singkat dari buku ini. Sebenarnya banyak pembahasan-pembahasan yang menarik untuk disimak dari buku ini, mengingat hampir semua tuduhan dijawab dengan jawaban yang bereferensikan kitab islam klasik (turats) bahkan pengarang tak jarang menampilkan pembahasan salah satu tema kaedah ushul fiqh, dll, namun karena keterbatasan waktu, pereview hanya dapat memberi gambaran singkat saja. Oleh karena itu, tulisan ini lebih pantas disebut review, bukan resensi. Semoga bermanfaat.

Popularity: 43% [?]

  1. October 21st, 2008 at 01:53 | #1

    Salam syeikh,

    Adakah buku ini berbahasa Arab atau diterjemah kepada bahasa Indonesia? Jika Indonesia, bagaimana mahu mendapatkannya?

    Sdr. Abang Ben,

    Terimakasih telah sudi berkunjung. Buku ini merupakan kitab dalam bahasa Arab, mudah-mudahan nanti ada yang menterjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia

  2. wadjidi
    October 21st, 2008 at 04:13 | #2

    bukunya dalam bahasa arab ya mas, kalo udah ada terjemahannya dalam bahasa indonesia di kabarin ya…makasih

    Sdr. Wadjidi,

    Terimakasih telah sudi datang ke tempat kami. Iya, buku ini dalam bahasa Arab. mudah-mudahan nanti ada dalam bahasa Indooesia.

  3. October 24th, 2008 at 06:06 | #3

    Salam ‘alaika ya ustadz. ‘Afwan, saya sudah link blognya nustadz di blog saya.

    Kalau sudah ada terjemahan dari kitab di atas tolong diinformasikan.

    Jazakallah khairan katsir.

    Sdr. Thalhah,

    Terimakasih telah sudi datang ke tempat kami. Dan kami sudah cek blog sdr., tolong diganti nama dalam blogroll sdr. itu, sebaiknya tidak menggunakan nama kami pribadi, tetapi dengan Title “Usaha Da’wah”. Jika sdr. berkeinginan menyimpan alamat blog pribadi, pergunakan alamat ini http://haitanrachman.wordpress.com.

    Perihal kitab itu, kami sedang berusaha mendapatkannya. Insya Allah, jika ada terjemahannya kami akan sampaikan ke teman-teman sekalian sebagai bahan untuk menjadi pelajaran, karena di dalamnya ada perkara yang lebih dekat pada perkara kerangka masyail yang bermadzhab Syafi’i.

    Sdr. di Bandung, jika ada luang waktu silahkan datang ke tempat kami. Setiap hari Sabtu dan Minggu, kami ada di Bandung.

  4. syamsul
    March 9th, 2009 at 17:53 | #4

    aslkm.. kalu ada da buku nie tlong emel aku k. xkira la bhasa apa mlayu ker arab

  5. syamsul
    March 9th, 2009 at 17:55 | #5

    aku da x sabar nak tau pa kandungan buku 2. mesti best kan

  6. pratiara
    March 24th, 2009 at 06:12 | #6

    Tolong kabari juga jika terjemahan berbahasa Indonesia telah terbit. tq

  7. rosyid assamarani
    April 25th, 2009 at 06:15 | #7

    ana banyak punya ikhwan yang masih kuliah di azhar apa buku itu mudah didapat di toko2 buku atau hanya di perpus ya, ohya tahun penerbitannya kapan ?

  8. May 6th, 2009 at 20:06 | #8

    Asslm… belom dijawab tuh tahun penerbitannya kapan? trus harga bukunya brapa? bisa beli di mana? tolong di email yah!

    Wa’alaikumus salam wr. wb.
    Sdr. Yaser,

    Terimakasih atas perhatiannya. Saya sudah mencoba mencari buku ini dari teman yang ada di Al-Azhar, tetapi belum ada kabar lagi. Tetapi ada tiga jilid buku berkaitan dengan usaha da’wah (orang menyebutnya sebagai jama’ah tabligh) ditulis oleh seorang ustadz Indonesia yang menjadikan buku tersebut sebagai rujukan.

    Saya sendiri akan mencoba berhubungan dengan penerbitnya, sehingga bisa berhubungan dengan ustadz penulis itu. Karena saya pribadi berkeinginan mendapatkannya. Jelas bahwa kerangka analisa dari Ulama Al-azhar perihal usaha da’wah ini dalam buku tersebut mempunyai bobot ilmiyyah yang boleh diperhatikan.

  9. May 12th, 2009 at 00:54 | #9
  10. Abdullah
    May 18th, 2009 at 04:41 | #10

    Studi Kritis Salafy

    http://dumpmy.info/files/1EN3EU4M/TelaahKritisatasDoktrinFahamSalafi-Wahabi.pdf

    Terimakasih, dan mudah-mudahan kita dapat mengambil yang baik dan meninggalkan yang tidak baik. Tetapi tetap kita harus menjalankan da’wah ini dengan hikmah dan kasih sayang, bukan dengan kebencian kepada sebagian kaum muslimin lainnya.

  11. roe
    June 17th, 2009 at 04:04 | #11

    assalamu’alaikum..wr.wb..
    ustadz,,sudah sangat lama sekali saya ingin mengenali jama’ah tabligh.saya tertarik dengan jamah ini karena banyak alasan yang tidak mungkin saya sebutkan satu-persatu tapi yang pasti karena kezuhudan para pengikutnyaa.oc,mohon beri kabar jika ada kabar terbaru tentang buku ini yang telah diterjamaahkan, jazalallahu khairan katsir

    Sdri. hartati_ruaiyah86,
    Wa’alaikumussalam wr. wb.

    Terimakasih atas kesinggahan sdri. pada situs kami. Terdapat tiga jilid buku yang cukup banyak mengambil dari buku di atas, yaitu ‘Kupas Tuntas Jama’ah Tabligh 1,2, dan 3′. Buku ini sudah dicetak di Bandung dan juga dipasarkan. Sdri. dapat membaca dari buku tersebut. Silahkan kontak dengan teman yang ada di Bandung untuk mendapatkannya.

    Lima jilid buku itu belum kami dapatkan, apalagi diterjemahkan secara menyeluruh. Mudah-mudahan di waktu akan akan diterjemahkan oleh kalangan yang ahli dalam usaha da’wah ini.

    http://www.binatiih.com/go/, salah satu situs dari kalangan arab yang cukup banyak menceritakan usaha da’wah ini. Dan sekarang ini usaha da’wah (orang menyebutnya jama’ah tabligh) telah berkembang dengan pesat di tataran Arab sana. Dan memang usaha da’wah ini perlu dikembalikan ke asalnya.

  12. July 1st, 2009 at 13:05 | #12

    ass.saya ingin baca bukunya.mudah2an di istimaq nanti ada yang jual.saya yakin ajaran nabi rosul di jamaah tablig benar .

  13. July 1st, 2009 at 13:10 | #13

    ass.kepada umat islam di indonesia saya beritahu.kalau jamaah tablig ini adalah sesuatu perintah allah yang harus amalan secara Kaffah,dan benar bukan bidaah.kalau tuan 2 tdk suka dengan jamaah ini cukup tuan saja yang ngak suka,jangan ajak 2orang lain.cukup tuan saja dosa,jangan ajak orang buat dosa.

  14. July 1st, 2009 at 13:16 | #14

    jamaah tablig adalah suatu metode untuk kita menyempurnakan iman kita kpda ALLAH,dan memperbaiki amal kita sesuai kehendak allah dan rosulnya.apabila iman kita sempurna 100%maka akan mudah beramal soleh secara benar sesuai kehendak allah dan rosulnya.beriman dan beramal soleh yang benar sesuai maksud allah bukan maksud manusia.jadi kita beriman harus menurut pandang Allah bukan pandangan makhluk.

  15. July 1st, 2009 at 13:20 | #15

    keluar dijalan allah 3,40,hari ,4 bulan 1,tahun itu adalah dalam rangka latihan,bukan yang sebenarnya,maksud dakwah itu seumur hidup.karena nabi dan rosul diutus oleh allah utk berdakwah.dakwahnya seumur hidup.kita juga gitu umatnya.

  16. Abyan
    July 29th, 2009 at 06:28 | #16

    Aslamualikum,

    Tuan2 sekalian. Karunia yang besar kita dipilih dalam usaha Nabi ini. Sudahlah, jangan kita kotori lagi dgn membalas atau mengkounter siapapun yang pernah mencaci maki kita. Kita ngalah saja, walaupun nantinya kita mendapati kebaikan2 dan kebenaran Tbligh dalam buku tsb.
    Allah Maha tahu apa yang kita lakukan,sehingga Allah kirimkan buku2 tsb, mungkin sebagi penghiburan atas sesaknya dada kita selama ini. semakin menderita semakin asyik kok

  17. basari
    July 29th, 2009 at 10:00 | #17

    bila kita istiqomah dalam jamaah tabliq insyaAllah iman dan amal akan terjaga amiiiin

  18. abu syauqi
    August 18th, 2009 at 14:54 | #18

    waktu pertama kali Syaikh Ilyas memulai Da’wahnya..juga banyak tantangan bahkan dari ulamanya,tapi krn beliau tetap sabar dan sllu tawajjuh kpd Allah dan terbukti dgn da’wahnya bisa merubah keadaan umat mjd baik, maka akhirnya ulama2 itu mendukung dan terjun aktif dlm usaha da’wah.

  19. Taufik Rahmat
    August 30th, 2009 at 00:34 | #19

    Alhamdulillah. Semoga buku-buku tersebut dapat segera diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa sehingga akan semakin banyak orang yang dapat memetik manfaat darinya.Amiiin…

  20. herman
    November 1st, 2009 at 08:01 | #20

    assalamualaikum pak uztad, saya ini orang islam yg krn sekali pngetahuan ttg islam. sy ingin menjalankan islam secara kaffah dan tidak terjerumus ke dlm ajaran yg sesat.. maka itu berikanlan pengetahuan ttg jamaah tabliq,mdh2n dg tau JT iman sy semakin brtambah kpd ALLOH SWT. demikian wassalamualaikum wr wb..

  21. R Anggi Nurprihasta S
    November 18th, 2009 at 16:59 | #21

    Untuk saudara/i yang ikut dalam kerja ini. Setiap cercaan telah Nabi SAW. hadapi dengan sabar dan penuh kasih sayang, jadi jangan kendur tetap Istiqomah!!!!

  22. saad suraim
    January 2nd, 2010 at 15:20 | #22

    bukunya boleh juga tu.!!!
    uda ada dijual di sini blom,ana pesan kalau uda ada.

  23. ilham
    June 2nd, 2010 at 03:42 | #23

    ass.wah kayanya seru ni banyak ilmu yang ana dapat oh ya sebenarnya cara jamaah tablig berdawah ada di dalam kitab kuning ( turats) DI DALA SUBUL IMAN ADA menerangkan tentang salah satu 6 sipat yaitu ikramulmuslimin ,didalam bulughul maram ada bab jihad(DAWAH)

  24. ari
    June 14th, 2010 at 06:55 | #24

    Hari gini masih mempermasalahkan. Cari tau dulu siapa orang2 yg ikut JT . Mereka da sombong Walau sebenarnya banyak ulama yg ikut usaha ini, karnaketawaduan ust2 mereka.skrang banyak Pondok Pesantren yg ikut program JT . Terus Dakwah Samapi Mati

  1. No trackbacks yet.