Home > Komentar Fatwa Salafi > Kabar Dusta dan Fitnah: Ahli Usaha dakwah dan tabligh menyembah kuburan di Markas Nizhamuddin

Kabar Dusta dan Fitnah: Ahli Usaha dakwah dan tabligh menyembah kuburan di Markas Nizhamuddin

Sumber: http://tetesanhujan.wordpress.com/2008/12/01/kabar-dusta-dan-fitnah-ahli-usaha-dakwah-dan-tabligh-menyembah-kuburan-di-markas-nizhamuddin/

Mereka berkata, markas jamaah tabligh di India adalah tempat kemusyrikan, karena biasa memuja dan menyembah kuburan syaikh Nizhamuddin awliya

Fitnah para pembohong/ pendusta

Tuduhan bahwa jamaah tabligh menyembah kubur di Nizhamuddin India adalah fitnah dan dusta. Hal ini pasti bohongnya, karena dari kalimat tuduhan tersebut dapat dipastikan bahwa si penuduh belum pernah mengunjungi Masjid Banglawali di kampung Nizhamuddin, New Delhi, India.

Berita atas tuduhan ini sangat menyesatkan banyak orang, sehingga ada sebagian orang yang mempercayainya begitu saja, dan memvonis bahwa jamaah dakwah dan tabligh memang telah melakukan kemusyrikan dan menyimpang dari akidah islam.

Namun bagi mereka yang sudah pernah hadir dan menyaksikan langsung hal ihwal dan keadaan disana yang sebenarnya, tentu mereka akan tertawa terbahak-bahak atas kebohongan yang sungguh nyata tersebut.

Seandainya para pendusta itu benar-benar telah hadir dan menyaksikan tempat yang benar, bukan ke tempat yang salah, pasti mereka akan menyesali bahwa apa yang mereka tuduhkan itu adalah salah sama sekali dan suatu fitnah yang besar.!!

Salah seorang tokoh senior sekaligus penanggung jawab usaha dakwah dan tabligh di Indonesia, pada suatu ketika bertemu dengan seorang ustadz yang menyinggung masalah ini. Ustadz tersebut langsung menuduh bahwa Jamaah tabligh telah melakukan kemusyrikan dengan menyembah kuburan di Nizhamudin, India.

Mendengar hal itu, maka orang tua dari jamaah tabligh ini berkata, ” Dari mana bapak mendapatkan sumber berita itu?” Kemudian Ia menjawab, “Saya mendapatkannya dari sumber yang terpercaya.” Tokoh jamaah tabligh tersebut bertanya, “Apakah bapak sudah meneliti kebenaran berita itu?” Kemudian ustadz tersebut berkata, “Itu tidak perlu, karena saya mempercayai kebenaran berita itu”. Tokoh jamaah tabligh itupun menyahut, “Masya Alloh, hadits-hadits Nabi saw saja, bapak seleksi dengan ketat keshahihannya dan kedhaifannya, mengapa berita yang demikian palsu bapak telan bulat-bulat?!!”

Demikianlah yang terjadi. Dan hal ini menguatkan keyakinan, bahwa para penuduh yang menyatakan bahwa jamaah tabligh telah menyembah kuburan di Nizhamuddin awliya India, adalah para PENDUSTA/PEMFITNAH yang tidak pernah sama sekali meneliti maupun memeriksa kebenaran berita tersebut. Dan mereka hanya membenarkan tuduhan tersebut, hanya disebabkan tertutupnya hati dari kebenaran yang sesungguhnya.

Oleh sebab itu, mari kita simak, bagaimana sebenarnya keadaan yang sesungguhnya mengenai tuduhan tersebut.

Makam Syaikh Nizhamuddin Awliya

Basti Nizhamuddin adalah nama sebuah kampung di kota Delhi, India. Basti bermakna kampung dalam bahasa Urdu. Didalamnya terdapat sebuat tempat penziarahan yang luas namun padat didatangi bukan hanya oleh kaum muslimin awam, namun juga oleh orang-orang hindu.

Disitulah kuburan/makam Syaikh Nizhamuddin Awliya, seorang waliyullah yang sangat terkenal. Beliau adalah seorang dai sekaligus pejuang besar yang telah banyak berjuang menegakkan islam di kawasan India dan Pakistan. Sayangnya, kuburan beliau dianggap oleh orang-orang jahil sebagai kuburan yang sangat bertuah dan keramat., sehingga sebagian mereka berkeyakinan akan mendapatkan keberkahan dari kuburan tersebut jika mereka menziarahinya.

Oleh sebab itu, tidak heran jika ditempat tersebut menjadi tempat yang ramai didatangi oleh berbagai kalangan manusia yang telah tertipu akidah mereka. Diantara mereka ada sebagian dari kalangan kaum muslimin dan sebagian lain-yang tidak kalah ramai-juga datang dari kalangan non muslim.

Tempat tersebut sangat jelas berbeda sama sekali dengan markas atau pusat perhimpunan Jamaah tabligh dari seluruh dunia, yaitu di kampung yang sama; Nizhamuddin tetapi di Masjid Banglawali, bukan di kuburan Syaikh Nizhamuddin Awliya.

Inilah yang telah banyak mengecoh orang-orang. Bagi anda yang baru pertama kali ke India pun biasanya akan terkecoh mengenai hal ini. Biasanya, sejak pintu keluar dari Air Port New Delhi, orang-orang hingga agen-agen perjalanan ataupun supir-supir angkutan (yaitu orang-orang hindu) sudah sangat akrab dengan rute tujuan Nizhamuddin Awliya. Anda cukup menyebutkan tujuan Basti Nizhamuddin awliya, maka mereka akan memahaminya bahwa anda akan berkunjung ke kubur syaikh nizhamuddin awliya tersebut.

Dan seandainya anda tidak mengenal tempat yang anda tuju mereka akan mengantarkannya ke tempat kuburan keramat syaikh nizhamuddin awliya, bukan ke tempat perhimpunan jamaah tabligh yang dimaksud, yaitu di Masjid Banglawali.

Inilah kekeliruan yang sangat merusak citra jamaah tabligh. Apabila tidak diluruskan maka akan menjadi finah yang keji dan persangkaan buruk secara umum.

(Sumber: Kupas tuntas jamaah tabligh jilid 2)

Popularity: 44% [?]

  1. Adzanny Rivaldo Amri
    December 18th, 2008 at 05:10 | #1

    Ini gambar Denah Kawasan Nizamuddin berikut keterangannya :
    http://lh6.ggpht.com/_HcWdWNMAeio/SUnaULQkVLI/AAAAAAAAACo/b32fbizAyF0/s720/NizamudinDetail2.jpg

    Terimakasih atas infonya.

    Kapan kita mempunyai data seperti google itu? Kira-kira kita bisa tidak mempunyainya, orang-orang Indonesia kita?

  2. ummi khadijah
    February 6th, 2009 at 02:54 | #2

    Alhamdulillaah,
    Katakan YANG HAQ DAN YANG BATHIL.
    Semoga para PENDENGKI usaha Dawah wa Tabligh dibukakan pintu maaf dari ALLAH AZZA WA JALLA, dan saudaraku yang terlibat usaha agama Allah menjadi asbab hidayah bagi mereka….
    Amien Ya Robbal’Alamien.
    Terima kasih, Bp. Haitan….

    Ibu Khadijah,

    Mudah-mudahan Allah swt berikan kemudahan kepada kita semua dan kaum muslimin lainnya untuk memahami usaha da’wah ini dan tentunya mempunyai keinginan untuk tetap bersusah-payah dalam kerja agama ini. Sehingga Islam dapat tersebar ke seluruh alam. Amiin.

  3. Abu Ahnaf
    February 6th, 2009 at 04:13 | #3

    MasyaAlloh, begitu kejamnya para pemfitnah dan para pendusta tersebut. Mereka mengabarkan berita palsu tanpa penelitian terlebih dahulu. Semoga mereka Alloh ampuni dan mendapat hidayah dari Alloh SWT…

    Pak Abu Ahnaf,

    Mudah-mudahan Allah swt berikan kemudahan kepada kita semua dan kaum muslimin lainnya untuk memahami usaha da’wah ini dan tentunya mempunyai keinginan untuk tetap bersusah-payah dalam kerja agama ini. Sehingga Islam dapat tersebar ke seluruh alam. Amiin.

  4. rz the sinner
    February 11th, 2009 at 00:12 | #4

    Assalamu alaikum !
    Ana pernah khuruj, dan kebetulan amir ana adalah seorang ustadz dari salah satu pergerakan Islam. Beliau sebelum kenal usaha dakwah adalah orang yang sangat benci dengan tabligh akibat mendengar keterangan yang salah tentang tabligh. Alhamdulillah, Allah telah bukakan jalan sehingga beliau bisa ambil bagian dan ikut serta berjuang menghidupkan agama ke seluruh alam.Ada satu doa yang beliau ajarkan yang sampai sekarang masih ana amalkan, doa itu bunyinya ” Ya Allah, kalau memang usaha tabligh ini adalah usaha yang engkau ridhai, maka ikutkan juga aku ya Allah sampai mati dan jadikan usaha dawah ini menyebar ke seluruh alam, tapi kalau usaha dawah ini adalah usaha yang salah dan engkau murkai, maka janganlah ikutkan saya, dan hancurkanlah usaha ini “. Alhamdulillah, sampai sekarang ana masih istiqomah dalam usaha ini, dan niat ke IPB bulan juli nanti, insya Allah !. Untuk yang benci atau belum paham dengan tabligh silahkan amalkan doa tersebut dengan hati yang ikhlas…wassalam

    Sdr.

    Wa’alaikumus salam warahmatullahi wabarakatuh,

    Jika sdr. mempunyai niat untuk keluar di jalan Allah swt 4 bulan di tahun, jangan lupa untuk mendo’akan kami yang lemah ini, pertama agar tetap dalam usaha da’wah ini sampai hitungan waktu terakhir dalam hidup ini yang sementara, kedua agar tetap istiqomah dengan khuruj serta dapat menjalankan maqomi dengan baik. Serta juga do’akan kaum muslimin yang lain untuk dapat mempelajari usaha da’wah ini dan menyebarkan Al-Islam yang penuh dengan rahmat ini ke seluruh Alam.

    Dan mudah-mudah antum serta ustadz yang sdr. sampaikan itu, mendapatkan rahmat dan lindungan Allah swt. Amiin, Ya Rabul ‘Alamiin.

  5. rz the sinner
    February 11th, 2009 at 13:32 | #5

    Allahumma ya Amiin.
    Kemampuan agar bisa terbang,mampu mengobati penyakit, ataupun bisa berpindah tempat dalam sekejap bukanlah karomah terbesar yang Allah berikan kepada hamba-Nya yang dicintai-Nya. Karomah terbesar yang Allah berikan kepada hamba-Nya adalah Allah istiqomahkan dia dalam setiap amal kebaikan. Jadi ISTIQOMAH adalah karunia yang sangat besar. Semoga ana yang banyak dosa ini, antum, dan jutaan pekerja dawah yang lain di seluruh alam senantiasa diistiqomahkan oleh Allah.amiiin..

  6. rz the sinner
    February 11th, 2009 at 13:37 | #6

    Allahumma ya Amiiin…
    Kemampuan untuk bisa terbang, mampu mengobati segala penyakit, atau bisa berpindah tempat dalam sekejap, bukanlah karomah terbesar yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Karomah terbesar yang Allah berikan kepada hamba yang dicintai-Nya adalah Allah senantiasa istiqomahkan dia dalam amal-amal yang di ridhoi-Nya. Jadi ISTIQOMAH adalah karunia yang sangat mulia. Semoga ana yang penuh dosa ini, antum, dan semua pekerja dawah diseluruh alam senantiasa diistiqomahkan oleh-Nya…amiiin

  7. MUHAMMAD REFAN TARIA
    February 13th, 2009 at 10:30 | #7

    semoga mereka-mereka yang memberikan khabar-khabar dusta, Allah swt. berikan hidayah untuk dapat keluar di jalan Allah swt. amin!!!!

  8. syekh yusuf
    February 23rd, 2009 at 03:58 | #8

    assalamualaikum wr,wb sohib, saya mau tanya sama bapak karkun yang ahli dakwah mana yang perlu pergi haji 40 atau dakwah 40 hari !!!!…….

    Bapak Yusuf,

    Wa’alaikumus salam warahmatullahi wabarakatuh,

    Haji merupakan kewajiban syariat yang mesti dilakukan seumur hidup satu kali minimum bagi orang yang mampu. Melakukan haji harus mengikuti aturan syariat yang ditetapkan, termasuk juga waktunya. Kita kaum muslimin tidak dapat membuat syariat baru yang berkaitan dengan Haji, kecuali yang berhubungan dengan administrasi pengurusannya yang mana disesuaikan dengan keadaan masing-masing.

    Da’wah merupakan tanggung jawab sebagai muslim. Al-quran dan As-sunnah menjelaskan perihal da’wah ini dengan baik, bahkan banyak kisah-kisah menarik di jaman Rasulullah SAW dan para Shahabat RA berkaitan dengan da’wah. Da’wah tidak ditetapkan waktunya, dapat dilakukan kapan saja sesuai dengan kemampuannya.

    Kita dapat melakukan da’wah ketika kita berhaji, tetapi kita tidak dapat melakukan haji ketika kita berda’wah. Karena tempat dan waktunya haji itu ditentukan secara jelas dan pasti melalui syariat Islam, dan tidak boleh berubah.

    Jika kita mempunyai kesempatan untuk dapat berhaji, maka pergilah kita untuk berhaji. TETAPI jangan lupa untuk tetap menjalankan da’wah atau untuk saling mengingatkan kaum muslimin lainnya. Apalagi kaum muslimin akan berkumpul dengan berbagai lapisan dan bangsa di tempat yang sama.

    Silahkan pilih sesuai dengan kemampuannya. Hanya saja untuk haji sekarang ini kita tidak bisa begitu saja bercampur dengan bangsa lain, karena tentunya menggunakan administrasi passport yang sudah ditentukan. Berbeda dengan da’wah itu sendiri. Maka atur saja sesuai dengan kemampuannya.

    Terimakasih

  9. syekh yusuf
    February 24th, 2009 at 00:59 | #9

    saya sarankan kepada coba teliti betul apakah ada dakwah itu sesuai sunah rasulullah !!! atau dakwah syaikh maulana ilyas,….

    Sdr. Yusuf,

    Apakah sdr. sudah menemukan cara da’wah Sunnah Rasulullah SAW? Silahkan sampaikan di sini?

    Atau jelaskan bagaimana cara Nabi kita yang mulia, Nabi Muhammad SAW, mengajak ummat manusia di saat itu, apakah di mekah, atau di thaif atau di madinah? Silahkan!

  10. syekh yusuf
    February 24th, 2009 at 07:34 | #10

    saya mau tanya kepada bpk, adakah dakwah syaikh maulana itu sesuai sunah, adakah rasulullah menentukan hari tertentu, saya kira itukan hanya peraturan yang ada di JT aja !

    terima kasih atas jawaban utk selanjutnya,…..

    Sdr. Yusuf,

    Kami akan coba jelaskan dalam artikel, mudah-mudahan memberikan manfaatnya.

  11. syekh yusuf
    February 25th, 2009 at 07:10 | #11

    MAAF PAK! KALAU MASALAH ARTIKEL JT, SAYA SUDAH BANYAK MEMBACA DAN SUDAH SAYA JADIKAN BUKU.

    MOHON KEPADA BAPAK JANGAN TERLALU FANATISME KEPADA JAMAAH TABLIGH. BOLEH KITA IKUT TAPI JGN SAMPAI KETERLALUAN DAN TAKLIK.,,,,.

    MOHON PENJELASAN UTK SELANJUTNYA, TERIMA KASIH,

    WASSALAM

    Sdr. Yusuf,

    Terimakasih atas nasehatnya. Hanya saja apa yang dimaksud “Keterlaluan” dan “Taqlid” yang dimaksud itu?

    Sdr. belum pernah bertemu dengan kami, dan tidak mengetahui apa latar belakang kami. Kami perkenalkan diri kami dan juga aktifitasnya melalui http://haitantrachman.wordpress.com.

    Mudah-mudahan bermanfaat.

  12. syekh yusuf
    February 26th, 2009 at 02:16 | #12

    taklik yaitu : ikut – ikutan, keterlaluan yaitu : melampui dari kemampuan kita sehingga kita paksakan untuk keluar !!!

    terima kasih tukar pendapatnya,…
    wassalam

    Sdr. Yusuf,

    Dari sisi bahasa terlebih dahulu, kami perlu bertanya apakah kata ‘taqlid’ dalam bahasa Indonesianya menjadi ‘taklik’? Sampai sekarang kami masih menggunakan kata ‘taqlid’.

    Untuk mengetahui bahasan ‘taqlid’ ini kita perlu mempelajari bahasan yang disampaikan beberapa ulama, bahkan perihal ini saja menjadikan para ulama bisa berbeda pandangan. Apakah sdr. sudah pernah membaca perihal pengertian taqlid ini dengan baik?

    Keterlaluan yang dianggap sdr. sebagai melampaui kemampuan kita untuk keluar. Pandangan sdr. ini jelas tidak tepat, tetapi sebelumnya kami perlu bertanya terlebih dahulu. Yang tidak melampaui kemampuan kita itu itu bagaimana? Bisa dijelaskan?

  13. nalo
    February 28th, 2009 at 16:40 | #13

    aslkm.. smg allah memberikan kepahaman kepada beliau tentang usaha yang mulia ini. Amin

    Sdr. Nalo,

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

    Terimakasih telah datang ke tempat kami, dan juga kami senang sekali bahwa sdr. telah mengikuti usaha da’wah ini. Mudah-mudahan kita ini termasuk dari sekian banyak manusia yang menjadi asbab hidayah ke seluruh alam.

    Kita tetap berbaik sangka dan juga tidak menyangka hal-hal yang kurang baik, atau bahkan jangan sekali-sekali meremehkan kaum muslimin yang ikut dalam usaha da’wah ini. TETAPI tetap kita berdo’a kepada Allah swt untuk semua kaum muslimin, apakah yang senang ataupun tidak senang terhadap usaha da’wah ini.

    Rasulullah SAW pernah berdo’a khusus untuk Ummar RA ketika beliau belum masuk Islam, agar Allah swt memberikan hidayah kepada Ummar RA dan menguatkan Islam. Dan Allah swt mengabulkan permintaan Nabi kita, Nabi Muhammad SAW. Padahal niat Ummar RA saat itu adalah mau membunuh Nabi kita, bukan lagi menjelekan Nabi tetapi mau membunuh Nabi. TETAPI Nabi kita yang mulia mendo’akan Ummar RA saat itu.

  14. abu jahada
    March 9th, 2009 at 07:24 | #14

    assalamu alaikum,
    teruslah berjuang saudaraku…
    apabila ada yang mengkritikmu maka dengarkanlah…apabila itu suatu kebenaran ..ambillah dan jadikan intropeksi diri krn itu adlah tanda kasih sayang dari saudaramu, tp apabila itu hanya tuduhan palsu maka doakanlah agar Allah menunjukkan kebenaran-Nya.
    sungguh banyak orang yang hanya pandai melihat orang lain tapi melupakan dirinya, hanya pandai berteori tapi tidak ada pengamalan.
    teruskanlah usaha dakwah dan menegakkan sunnah Nabi,dan teruslah belajar karena kita tidak ada yang sempurna.

  15. Abdillah Alfath
    March 13th, 2009 at 16:10 | #15

    Assalammualaikum Ustad..
    kritikan adalah sebuah rahmat yang patut kita syukuri…. yang penting bagaimana kita menyikapinya… Doa kan saja bagi saudara2 kita yang suka menjelek-jelekkan orang lain agar mendapat hidayah dari Allah SWT, tapi kita jangan ikut2n seperti mereka, mari kita lihat saja sisi positif dari mereka…kan sudah jelas hadistnya bagi mereka yang suka membicarakan keburukan…
    Mungkin ini akibat dari kita ini belum sungguh-sungguh dalam usaha dakwah…
    bila kita sudah sungguh-sungguh, Tangisan kita belum banyak, tahajud kita masih belum istiqomah..bila nanti kita sudah sungguh2, Insya Allah nanti akan Allah SWT perlihatkan kekuasaannya…Brang siapa yang menolong Agama Allah, maka Allah akan menolong mereka…
    Rasulullah SAW adalah sosok yang sudah dipersiapkan lahir dan batin oleh Allah SWT untuk sampaikan ini agama kepada manusia, tapi apa yang terjadi ? seorang kekasih Allah SWT yang namanya terangkai dalam kalimah yang mulia “lailahaillallah muhammadarrosulullah ” beliau dicaci, dimaki, dilempari kotoran, pendusta, orang gila dan lain-lain sebagainya…
    Tetapi beliau tetap tegar menghadapi semua itu, asbab kegigihan dan tangisan beliau menghadapi cercaan orang-orang, Allah SWT datangkan pertolongannya..Islam justru semakin berkembang…

    Pak Ustad, do’a kan saya istiqomah dalam usaha ini y…
    saya tahun ini ingin masturah…

    Sdr. Abdillah Alfath,

    Kita sama-sama untuk berusaha istiqomah dalam usaha da’wah ini. Salah satunya adalah dengan banyak mendo’akan kaum muslimin khususnya dan juga ummat manusia agar mendapatkan hidayah dan rahmat Allah swt. Dan tingkatkan pikir kita terhadap bagaimana hidayah Allah swt ini tersebar ke seluruh alam ini.

  16. Abu bakar
    March 17th, 2009 at 15:45 | #16

    Assalamualaikum,skrng saya ada dibrunei.disini agama sangat diawasi oleh kerajaan.tapi usaha dakwah satu satunya usaha yang boleh bergerak dibrunei.bahkan kami usaha utk org indonesia disini.teruskan usaha dakwah mati matian.mati dalam dakwa.wasalamualaikum

    Wa’alaikumus salam warahmatullahi wabarakatuh,

    Terimakasih telah datang ke tempat kami, mudah-mudahan lancar di Brunei.

  17. pratiara
    March 24th, 2009 at 06:31 | #17

    bisanya cuma kritik, berbuat dong diladang dakwah, jangan ladang dakwah saudara maki-maki sementara anda membiarkan ladang tersebut menjadi belukar, kalau usaha dakwah yang saudara geluti itu hak, Allah akan tunjukan tapi jika tidak urusan hidayah adalah milik Allah. Terus wahai saudaraku untuk mengekalkan diri dalam usaha dakwah

  18. yoki
    April 22nd, 2009 at 10:12 | #18

    Assalamualaikum ustadz
    ana pernah keluar 4bln namun sekarang lagi dingin minta do”a saudara2,namun usaha dakwah memang luar biasa….seandainya ada yang tidak lagi aktif dalam usaha dakwah ini,itu di sebabkan usaha dakwah ini benar2 mempunyai metode yang benar2 berusaha mencontoh dakwah Rosulullah SAW.Jadi kalau ada orang yang membenci dakwah ini atau sudah pernah ikut kemudian banting setir menjelek2kan usaha ini dapat di pastikan karna masih besar kecintaan kita ama dunia kita….Sekali lagi ana mohon do’a dari teman2 sekalian.
    Wassalam. yoki(palembang)

    Wa’alaikumus salam wr. wb.

    Kita perlu saling mendo’akan, dan juga do’akan kami juga yang lemah ini.

  19. Idris_albantani
    April 23rd, 2009 at 01:20 | #19

    Assalamu alaikum,
    Dunia ini Daarul Imtihan, setiap diri akan diuji dengan sifat sifat dunia,Hingga kita mendapatkan sifat didalam Agam secara bertahap tahap, maka Teruskan Perjuangan dakwah yang Haq pasti yang bathil akan hancur. Dien ke Mehnot Puri Alam,…
    Kamiabi bay!!!
    wassalam,
    Idris 085920123682

  20. bujang
    May 4th, 2009 at 10:39 | #20

    Assalamu’alakum wr.wb saudara…

    nb: saya tidak bermaksud untuk mematahkan dakwah kalian…
    tapi berdakwahlah dengan dalil dalil mutlak tanpa ada penambahan pengurangan atau mengada ngadakan…

    -yang saya katakan apa yang saya lihat dan apa yang saya ketahui tentang kalian .. karena teman serumah saya juga JT

    Wa’alaikumus salam wr. wb.

    Terimakasih telah berkunjung, dan kami sudah menyampaikan beberapa bagiannya di situs ini. Ada forum untuk saling meningkatkan komunikasi secara ilmiyyah dan hikmah, mungkin sdr. dapat membuat forumnya di myQuran ataupun Sidogiri.

  21. Fraz
    June 20th, 2009 at 20:40 | #21

    Emang org dengki tuh mentingin golongannye aje,smg dpt hidayah tuh tkg fitnah

  22. July 10th, 2009 at 09:29 | #22

    Orang menentang kerja dakwah ini hanya dua saja Keputusan Allah SWT pada dirinya: Allah beri dia hidayah atau Allah akan hancurkan ia sehancur-hancurnya. Hati-hati kawan !

  23. awang klate
    July 15th, 2009 at 16:20 | #23

    jadilah bunga.jgn jadi duri di tempat kamu..ingatlah perbuatan kamu lebih banyak berkata kata drp lidah kamu..apabila buat usaha agama ujian akn datang bertalu talu…tapi pasti nusrah ALLAH akn menyusul dibelakang…apabila bercakap pasal agama jadikan diri sbg lampu yg menyuluh cermin..kemanisan nya akn hadir…teruskan usaha..bykan amal dan doa..ikhlaskan niat..tawwakal kpd ALLAH.

  24. fatimah
    August 3rd, 2009 at 13:25 | #24

    Allah menciptakan qt dari berbagai suku, bahasa dll supaya qt bisa saling megenal antara yang satu dengan yang lain.. jadi saudara qu janganlah saling menghina n memprotes ap yang dilakukan saudara kita kalau emang itu tidak keluar dari al-Qur’an dan as-Sunnah..
    yakinlah apa yang dilakukan saudara2 qt insyaallah mereka ingin Islam ini jaya dimuka bumi dan saudara2 qt yang berdakwah ini inggin agar umat semuanya menyembah Allah.. qt jangan risau dengan saudara2 qt yang sudah bergelut dengan dakwah tetapi yang qt risaukan pada saat sekarang ini adalah saudara2 qt yang tidak terlibat atau mereka yang tidak mengenal dakwah.. jadi saudara qu berjuanglah.. jadikan dakwah maksud hidup, hidup dalam dakwah dan dakwah sampai mati…

  25. AbubaQ
    August 5th, 2009 at 09:27 | #25

    Alhamdu lillah, kepada meraka yg dalam usaha atas iman ini teruskan. Doakan agar Allah beri hidayah kepada kita dan mereka yang masih belum dalam usaha ini. Bagi saya yg sudah tua tapi baru dalam usaha ini saya amat bersyukur kerana Allah masih beri saya peluang.

    Satu perkara yg saya kagum dalam kerja dakwah ini kita bisa makan bersama, tidur bersama, jalan bersama, malah cakap perkara yg sama, dalam masjid lagi dan tidak perlu selindung selindung. Tidak kira apa bangsa, kerakyatan dan tidak ada perbezaan umur mahupun status. Yang miskin atau pun kaya, pandai atau pun kurang pandai, orang yg dulunya jahat atau pun memang yg baik. Semuanya kerana hidayah dari Allah dan ada keikhlasan dalam diri bukan untuk memperbaiki orang lain tapi untuk memperbaiki diri sendiri serta belajar belajar fikir atas ummat, agar semua selamat dari neraka Allah. Amiin

    Wassalam, saya yg bodoh ini dari Singapur

  26. August 8th, 2009 at 04:47 | #26

    Kemampuan ilmu agama manusia berbeda-beda ini saya dengar dari Ustadz Arif yang sekarang tinggal Arab

  27. johannes
    August 17th, 2009 at 09:40 | #27

    setiap kita ada idolanya. d malaysia (tidak semua)muda mudinya mempunyai idola seorang artis. tapi idola org mukmin itu yang sesuai ialah Rasulullah saw. tapi bagi org yang suka beralasan(golongan yang imannya lemah malah ada yang telah binasa imannya) maka mereka kata “itukan nabi, nabi itu maksum”. jadi, jika tidak mau idola yang maksum, maka ikuti Sahabat Rasulullah saw. meraka -mereka ini orang biasa2 saja mcm kita, pernah sembah berhala, minum khamar dan…… . tapi mereka ini telah habiskan masa dalam menyampaikan agama ini keseluruh alam dengan berjamaah. apalah guna kita yg sama cintakan agama tapi asyik melihat buruknya/ kesalahan orang lain. jika tuan2 rasa usaha jamaah tabligh( ini pun panggilan org bukan kita yg mahu berikan jolokan ini) salah maka tuan teruskan saja usaha agama yg tuan sedang jalankan. JT juga mendoakan semoga ALLAH SWT memberi hidayat pada kita semua utk menghidupkan agamaNYA diseluruh alam sampai hari kiamat.

  28. Aris Fuadin
    September 3rd, 2009 at 12:25 | #28

    Ass. Wr. Wb. Semoga Alloh merahmati kita semua dan mengistiqomahkan kita dlm kerja dawah. Kayaknya lbh baik fokus ambl takazah membntuk jamaah utk digerakan ke slrh penjuru dunia, drpd keras hati ngursi ahlifinah waljamaah, tapi jika kita jumpa di lapngan dg mrk jgn diajak adu hujjah, adu jotos lebih layak buat mrk. Wassalam

  29. September 5th, 2009 at 06:52 | #29

    assalamu’alaikum wr.wb.
    Allhamdulillah, saya sangat merasa bersyukur kepada Alloh SWT, yang telah mengenalkan usaha yang sangat mulia ini. Selama dua tahun saya gabung dalam jamaah ini, dan dalam waktu yang sebentar itu, Alloh telah memilih saya untuk pergi ke India dan Bangladesh selama 4 bulan.
    Apa yang mereka tuduhkan adalah sangat keliru. saya melihat dengan kepala sendiri, tidak ada jamaah yang datang ke kuburan . Memang nama markas sering orang menyebutnya dengan markas Nizamudin, sehingga orang awam akan menganggap kita pergi ke kuburan.

    Ketika kita berjalan ke sebelah selatan halaman mesjid, disana banyak orang hindu yang menjual rampe(alat-alat untuk nyekar ke kuburan). ini terjadi karena ketika peziarah mau ke keburan jalannya melewati jalan di depan mesjid markas. Semakin lengkaplah sarana untuk memfitnah kita, bahwa JT ahli khurafat.

    Tapi saudaraku yakinlah….
    Ketika kita berbaur dengan jamaah di mesjid markas, semakin yaqinlah, bahwa kita di jalan yang benar. Karena di sana umat Islam dari seluruh dunia berkumpul. Mereka dulunya tidak kenal Islam, tapi asbab ada jamaah yang datang ke negeri mereka, mereka jadi muslim, bahkan kini jadi Da’i. subhanalloh….

  30. holies
    September 11th, 2009 at 03:04 | #30

    assalamu’alaikum..
    @syekh
    jangan lah kebencian engkau kepada kami membuat engkau tdk dapat berlaku adil..
    islam sangat membenci perpecahan dan perselisihan,sampai Rasulullah saw memerintahkan kepada orang yang sedang membaca AL QUR’AN agar menghentikan bacaannya apabila bacaanya itu akan mengakibatkan perpecahan.
    Imam Bukhori dan Muslim meriwayatkan dari Jundab bin Abdullah dari Nabi saw.
    “Bacalah alqur’an selama bacaan itu dapat menyatukan hati kalian,tetapi jika kalian berselisih maka hentikanlah bacaan itu” (Muttafaq ‘alaih,dalam Al Lu’lu’u wal Marjan)

  31. singgih kurniadi
    October 7th, 2009 at 06:01 | #31

    jika allah menghendaki kebaikan kepada hambanya, pasti akan dipahamkan dengan agama.

  32. Boljuq
    October 15th, 2009 at 11:40 | #32

    Buat teman-teman semuanya yg pernah khuruj dan masih khuruj

    Bagi saya, nasihat yang diberikan oleh teman-teman kita pada usaha dakwah ini bertujuan untuk semakin mendekatkan diri kita kepada sunnah Nabi.

    Cuma mungkin caranya beda-beda, ada yg halus, ada yg asal nulis aja dll

    Untuk itulah kepada semua teman-teman untuk belajar lebih giat lagi, hingga saat sedang keluar ilmu yang kita dapat bisa kita praktekan…atau saat sedang Khuruj kita mendapatkan ilmu (sunnah Nabi).

    Jangan sampai kita lebih semangat (saat Khuruj) melakukan mudzakarah Sifat-sifat Da’i dibandingkan menghafal Rukun Sholat/Fiqh Sholat yg ringan…Apalagi kan salah satu sasaran Khuruj adalah mengajak orang Sholat.

    Untuk Doa’- Do’a yang jelas-jelas tidak ada contohnya dari nabi…misalnya Doa memasak, doa melihat gereja dll,.. mohon untuk saling mengingatkan agar tidak usah dilazimkan dalam mudzakarah (cukup sibukan dengan dzikir dalam hati/Tilawah Qur’an saja).

    Sudah banyak kisah perjalanan Da’wah yang mendapatkan bantuan dari Allah, bukankah semakin banyak amaliyah (perbuatan) sunnah yang kita lakukan maka akan semakin memudahkan datangnya bantuan dari Allah Ta’ala.

    Ayo giat belajar….do’akan saya agar bisa Khuruj sesuai sunnah ya…

  33. Ibrahim
    October 19th, 2009 at 02:19 | #33

    Salam,

    Allha maha Kuasa , makhluk tiada kuasa!!

    semoga Allah swt mmberi taufik dan hidayat serta kefahaman kpd tuan dan semua umat seluruh alam.

    Taufik dan Hidayat itu Allah yg punya, asbab niat dan kesungguhan kita maka Allah akan zahirkn hidayat pada diri kita. InsyaAllah.

    Doa utk diri ku yg lemah ni.

  34. nurim
    November 13th, 2009 at 10:51 | #34

    Salam,
    memang suatu keanehan ya, orang yang selalu meneliti kesahihan hadist dengan cara meneliti kualitas perawinya, tetapi secara semberono menyebarkan berita tanpa meneliti kualitas berita dan kualitas pembawa berita. Kualitas perawi hadist dimasa lalu diuji dengan begitu ketat kesholehan, sikap dan perilakunya, tetapi kualitas perawi hadist masa kini tidak diuji kualitasnya.

  35. ahmad
    November 18th, 2009 at 08:07 | #35

    mudah mudahan allah mengampuni segala fitnah yang di sebarkannya dan semoga allah membuka pintu hidayah baginya, amin….

  36. andi
    December 23rd, 2009 at 01:59 | #36

    Maha Suci ALLAH SWT Atas semua Rahmat dan Hidayah_NYA
    Ampunilah Dosa2 orang-orang yang mendustakan kebenaran ini semoga mereka mendapatkan Rahmat Dan hidayah-MU..amien.

  1. No trackbacks yet.