Home > Komentar Fatwa Salafi, Manhaj Pilihanku > Ustadz Berdo’a Untuk Dipilih Dalam Usaha Da’wah Atau Menghancurkan Usaha Da’wah ini

Ustadz Berdo’a Untuk Dipilih Dalam Usaha Da’wah Atau Menghancurkan Usaha Da’wah ini

Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah swt,

Al-Islam merupakan agama yang penuh dengan rahmat, dan hal ini sebenarnya menjadi tanggung jawab setiap individu kaum muslimin untuk menjadikan Al-Islam ini menjadi rahmatan Lil’alamiin. Kita hendaknya menjadi asbab atas hidayah Allah swt untuk seluruh Ummat manusia, sedangkan keputusan hidayah berada dalam kehendak Allah swt. Itu yang dikenhendaki Allah swt, kita hanya diminta untuk berusaha dalam asbab hidayah Allah swt.

Di bawah ini merupakan pandangan yang disampaikan melalui blog kami (http://usahadawah.com/2008/12/04/kabar-dusta-dan-fitnah-ahli-usaha-dakwah-dan-tabligh-menyembah-kuburan-di-markas-nizhamuddin/#comment-212), mudah-mudahan pandangan ini dapat bermanfaat:

Assalamu alaikum !
Ana pernah khuruj, dan kebetulan amir ana adalah seorang ustadz dari salah satu pergerakan Islam. Beliau sebelum kenal usaha dakwah adalah orang yang sangat benci dengan tabligh akibat mendengar keterangan yang salah tentang tabligh. Alhamdulillah, Allah telah bukakan jalan sehingga beliau bisa ambil bagian dan ikut serta berjuang menghidupkan agama ke seluruh alam.Ada satu doa yang beliau ajarkan yang sampai sekarang masih ana amalkan, doa itu bunyinya ” Ya Allah, kalau memang usaha tabligh ini adalah usaha yang engkau ridhai, maka ikutkan juga aku ya Allah sampai mati dan jadikan usaha dawah ini menyebar ke seluruh alam, tapi kalau usaha dawah ini adalah usaha yang salah dan engkau murkai, maka janganlah ikutkan saya, dan hancurkanlah usaha ini “. Alhamdulillah, sampai sekarang ana masih istiqomah dalam usaha ini, dan niat ke IPB bulan juli nanti, insya Allah !. Untuk yang benci atau belum paham dengan tabligh silahkan amalkan doa tersebut dengan hati yang ikhlas…wassalam

Kami percaya dengan kaum muslimin, terutama para Ulama atau ustadz, yang telah memberikan pandangan terhadap usaha da’wah ini sebagai bentuk nasehat agar kita kaum muslimin selamat di dunia dan akherat. Jika kita mempunyai perasaan yang bersih dan hanya Allah swt sebagai tujuan hidupnya, maka mintalah kepada Allah swt seperti mana ustadz itu berdo’a. Insya Allah, kita semua mendapatkan apa yang menjadi niat kita yang ikhlash.

Terimakasih

Popularity: 39% [?]

  1. anwar farouq
    May 25th, 2010 at 06:03 | #1

    Saya pikir, kalau teman2 salafi waras, mereka akan masuk ke dakwah dan berqurban untuk agama Allah.Karena memang hatinya tertutup, apalagi melihat segi dakwah, pakaiannya kumuh2,orang2 miskin dan level rendah sehingga mereka sudah anti dengan dakwah wa tabligh. kalau lah mereka jujur dan memang mau mencari keridhaan Allah swt, mereka tidak menjelek-jelekkan jamaah dakwah spt, nyembah kuburan dll. Mereka hanya ikut2 saja, apalagi ustadnya,belum pernah ke nizamuddin. Saya sdh pernah ke nizamuddin, jamaah india disana, sangat luar biasa berqurban untuk agama Allah.Doa in saja org2 spt ini bisa dapat hidayah, karena ketika say keluar 40 hr ke sumbar, salah satu ustad salafi ‘medok’, sudah masuk ke jamaah dakwah, dan dia sangat ‘benci’ sekali pada salafi yg menjelekkkan usaha dakwah ini, Kalaulah salafi tahu, usaha ini adalah usaha para sahabat r.hum. pasti mereka berqurban juag, karena nyalinya kerdil, tidak berani meninggalkan, harta,keluarga dan menyisihkan waktu unutk agama, hanya yg enteng2 saja, kemudian ‘dibayar’ dg amplop. jadilah ustad bayaran

  1. No trackbacks yet.