<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Madrasah Da&#039;wah dan Islam &#187; Buku Referensi</title>
	<atom:link href="http://usahadawah.com/category/buku-referensi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://usahadawah.com</link>
	<description>Envisioning and Empowering Moslems</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Jun 2010 23:17:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kitab-Kitab Yang Banyak Dibaca Kalangan Ahli Da&#8217;wah dan Tabligh Membawa Kaum Muslimin Banyak Berhubungan dengan Rasulullah SAW dan Para Shahabat RA</title>
		<link>http://usahadawah.com/2010/06/03/kitab-kitab-yang-banyak-dibaca-kalangan-ahli-dawah-dan-tabligh-membawa-kaum-muslimin-banyak-berhubungan-dengan-rasulullah-saw-dan-para-shahabat-ra/</link>
		<comments>http://usahadawah.com/2010/06/03/kitab-kitab-yang-banyak-dibaca-kalangan-ahli-dawah-dan-tabligh-membawa-kaum-muslimin-banyak-berhubungan-dengan-rasulullah-saw-dan-para-shahabat-ra/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 14:56:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Haitan Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Referensi]]></category>
		<category><![CDATA[Pikir dan Analisa Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[kitab hayatush shahabat]]></category>
		<category><![CDATA[kitab-kitab fadhilah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=323</guid>
		<description><![CDATA[Terdapat tiga kitab yang disusun oleh para Ulama Da&#8217;wah yang banyak dibaca kalangan ahli usaha da&#8217;wah dan tabligh, yaitu :
(1) Kitab-kitab fadhilah Amal, Maulana Dzakaria Rah. Terdapat kitab-kitab fadhilah amal yang disusun secara tematik oleh beliau, yaitu Kitab Fadhilah Sholat, Kitab Fadhilah Dzikir, Kitab Fadhilah Tabligh, Kitab Fadhilah Quran, Kitab Fadhilah Ramadhan, Kitab Fadhilah Shodaqah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terdapat tiga kitab yang disusun oleh para Ulama Da&#8217;wah yang banyak dibaca kalangan ahli usaha da&#8217;wah dan tabligh, yaitu :</p>
<p>(1) Kitab-kitab fadhilah Amal, Maulana Dzakaria Rah. Terdapat kitab-kitab fadhilah amal yang disusun secara tematik oleh beliau, yaitu Kitab Fadhilah Sholat, Kitab Fadhilah Dzikir, Kitab Fadhilah Tabligh, Kitab Fadhilah Quran, Kitab Fadhilah Ramadhan, Kitab Fadhilah Shodaqah, Kitab Fadhilah Haji, Kitab Fadhilah Dagang, Fadhilah Janggut, Hikayat Kisah-Kisah Para Shahabat RA.</p>
<p>Kitab Fadhilah Amal yang cukup populer merupakan himpunan dari beberapa kitab fadhilah menjadi satu bundle, yaitu Kitab Fadhilah Sholat, Kitab Fadhilah Quran, Kitab Fadhilah Dzikir, Kitab Fadhilah Tabligh, Kitab Fadhilah Ramadhan dan Hikayat Kisah-Kisah Para Shahabat RA.</p>
<p>(2) Kitab Hayatush Shahabah, Maulana Yusuf Rah. Kitab ini terdiri dari 3 jilid tebal.</p>
<p>(3) Kitab Al-Hadistul Muntakhabah, Malauna Yusuf Rah. Kitab ini merupakan himpunan hadist-hadist pilihan untuk Enam Sifat Para Shahabat RA.</p>
<p><span id="more-323"></span>Kitab-Kitab Fadhilah Amal merupakan himpunan fadhilah dengan terdapat penjelasan atau syarh dari Maulana Dzakaria Rah. Sedangkan Kitab Hayatush Shahabah dan Kitab  Al-Hadistul Muntakhabah, Malauna Yusuf Rah, merupakan himpunan hadist-hadist pilihan yang saling terkait.</p>
<p>Sekian lama kami membuka kitab-kitab tersebut serta juga berhubungan dengan usaha da&#8217;wah dan tabligh ini, kami mendapatkan para Ulama yang telah lama terjun dan banyak korban dengan kerja-kerja da&#8217;wah, seperti Maulana Ilyas Rah, Maulana Yusuf Rah, Maulana Dzakaria Rah, Maulana Inamul Hasan Rah, Maulana Manzur Noomani Rah, Maulana Hasan Ali Nadwi Rah, dsb.</p>
<p>Beliau-beliau ini dalam catatan sejarah atau autobiographinya banyak berhubungan pendalaman dengan kitab-kitab Hadist Rasulullah SAW, dan bahkan banyak menulis kitab-kitab yang berhubungan dengan hadits Rasulullah SAW. Kitab-kitab yang kami sebutkan di atas itu merupakan salah satu buktinya.</p>
<p>Masih banyak kitab-kitab hadist dan juga syarhnya yang ditulis para Ulama-Ulama tersebut, hanya saja tidak menjadi Ijtima&#8217;iyyah dalam Kerja Da&#8217;wah. Bahkan terdapat kitab-kitab yang disusun para Ulama-Ulama itu, seperti syarh kitab Imam Bukhari Rah, Syarh Kitab Al-muwatha Imam Malik Rah, Syarh Kitab Hadist Imam Thawawi Rah, Syarh Kitab Imam Abu Dawud Rah, dsb. Hanya saja kitab-kitab ini tidak menjadi Ijtima&#8217;iyyah dalam kerja da&#8217;wah dan tabligh.</p>
<p>Tetapi yang menarik dan perlu menjadi perhatian bagi kaum muslimin adalah para Ulama-Ulama yang telah terjun dan korban dalam kerja-kerja da&#8217;wah ini mengarahkan kaum muslimin untuk lebih memperhatikan Rasulullah SAW dan Para Shahabat RA. Dan sekarang Kitab Riyadhush Sholihin, Imam Nawawi Rah, merupakan kitab ijtima&#8217;iyyah dalam kerja da&#8217;wah juga terutama di kalangan Arab.</p>
<p>Dengan pendalaman yang dalam terhadap Rasulullah SAW dan Para Shahabat RA ini, Six Point (Enam Sifat) yang sering diulang-ulang tersebut menjadi awal untuk memberikan dorongan terhadap jiwa-jiwa kaum muslimin. Maulana Yusuf Rah telah menyusun Kitab Al-Hadistul Muntakhabah, yang merupakan hadist-hadist pilihan terhadap Six Point (Enam Sifat).</p>
<p>Dengan hal ini mudah-mudahan kaum muslimin akan banyak berhubungan dengan Rasulullah SAW dan para Shahabat RA, yang mana sebenarnya hal ini juga menjadi perhatian dari para Ulama dari jaman ke jaman terhadap Rasulullah SAW dan Para Shahabat RA.</p>
<p>Kitab-kitab yang kami sebutkan di atas Kitab Riyadhush Sholihin Imam Nawawi Rah, Kitab-Kitab fadhilah Amal Maulana Dzakaria Rah, Kitab Hayatush Shahabah Maulana Yusuf Rah, Kitab Al-Hadistul Muntakhabah (six point) Maulana Yusuf Rah, membawa kaum muslimin untuk banyak berhubungan dengan Rasulullah SAW dan para Shahabat RA.</p>
<p>Ini merupakan awal yang baik untuk seluruh kaum muslimin dalam berbagai lapisan dan tingkatan, dan mudah-mudahan akan banyak lagi kaum muslimin terdorong mendalami bahasan-bahasan para Ulama yang berkaitan dengan Rasulullah SAW dan para Shahabat RA ini. Hanya memang tidak semua kaum muslimin akan mempunyai kemampuan yang sama.</p>
<p>Usaha da&#8217;wah telah memberikan jalan yang mudah untuk menarik seluruh kaum muslimin, dalam berbagai tingkatan dan latar belakang, untuk banyak berhubungan dengan Rasulullah SAW dan para Shahabat RA, melalui amal maqomi, ushul-ushul da&#8217;wah, kitab, latihan khuruj, mudzakarah enam sifat, dsb.</p>
<p>Berhubungan dengan Rasulullah SAW dan para Shahabat RA ini tidak hanya dalam bentuk wacana-wacana saja, tetapi harus menjadi latihan-latihan praktis dalam kehidupan kaum muslimin dan hal ini akan lebih membumikan lagi dalam kehidupan kaum muslimin.</p>
<p>Insya Allah, kami lanjutkan dalam tulisan &#8220;Kitab Al-Hadistul Muntakhabah (six point) Maulana Yusuf Rah&#8221;.</p>
<img src="http://usahadawah.com/?ak_action=api_record_view&id=323&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usahadawah.com/2010/06/03/kitab-kitab-yang-banyak-dibaca-kalangan-ahli-dawah-dan-tabligh-membawa-kaum-muslimin-banyak-berhubungan-dengan-rasulullah-saw-dan-para-shahabat-ra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebuah Pandangan Ilmiah tentang Jamaah Tabligh (Review)</title>
		<link>http://usahadawah.com/2008/10/20/sebuah-pandangan-ilmiah-tentang-jamaah-tabligh-review/</link>
		<comments>http://usahadawah.com/2008/10/20/sebuah-pandangan-ilmiah-tentang-jamaah-tabligh-review/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 11:24:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Haitan Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Referensi]]></category>
		<category><![CDATA[jama'ah tabligh]]></category>
		<category><![CDATA[kitab tabligh]]></category>
		<category><![CDATA[Tabligh]]></category>
		<category><![CDATA[usaha da'wah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Sumber: http://estethiques.blogspot.com/2006/12/sebuah-pandangan-ilmiah-tentang-jamaah.html

Judul asli     : Nadzrah Ilmiyah fi Ahlit Tabligh wad Da&#8217;wah
Pengarang     : Syeikh Ayman Abu Syadi
Penerbit     : Maktabah Al-Majallad Al-Araby Cairo
Jumlah seri     : 5 buku
Jumlah hal     : seri I (128 h) seri II (128 h) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sumber: http://estethiques.blogspot.com/2006/12/sebuah-pandangan-ilmiah-tentang-jamaah.html</p>
<p><a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5678/300/1600/832447/Image%28952%291.jpg"><img src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5678/300/200/688164/Image%28952%291.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Judul asli     : Nadzrah Ilmiyah fi Ahlit Tabligh wad Da&#8217;wah<br />
Pengarang     : Syeikh Ayman Abu Syadi<br />
Penerbit     : Maktabah Al-Majallad Al-Araby Cairo<br />
Jumlah seri     : 5 buku<br />
Jumlah hal     : seri I (128 h) seri II (128 h) seri III (270 h) seri IV (285 h) seri V (319 h)</p>
<p><span id="more-170"></span>B uku ini terdiri dari 5 seri dengan kwantitas halaman yang berlainan. Diikarang oleh Syeikh Ayman Abu Syadi. Beliau adalah alumni universitas Al-Azhar dengan memperoleh ijazah ‘aliyah (licence) dari fakultas Syariah Islamiyah, sebagaimana tertulis pada sampul bukunya. Beliau juga memiliki sanad (rantai ilmu) dalam bidang aqidah, hadits, ushul fiqh, dan fiqh, bahkan sudah diberi izin (ijazah) oleh gurunya untuk menyampaikan ilmu yang telah didapatkannya.</p>
<p>Kelima seri buku karya Syeikh Ayman Abu Syadi ini tampaknya patut menjadi buku bacaan para pegiat dakwah (lebih khusus : JT) agar tidak runtuh oleh banyaknya tuduhan-tuduhan dari kelompok-kelompok yang tidak menyukainya. Bahkan, perlu untuk dibaca juga bagi orang-orang yang menganggap Jamaah Tabligh (JT [sebagaimana orang-orang menyebutnya]) ini telah menyimpang dari ajaran Nabi SAW (bid&#8217;ah). Dan tidak mengurangi kelayakan bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih jauh tentang JT itu sendiri.</p>
<p>Setiap seri dari kelima seri ini menjawab satu tuduhan (syubuhat) yang dilontarkan oleh kelompok-kelompok yang menyesatkannya, dijawab dengan dalil dari Quran, Sunnah, maupun perkataan ulama-ulama salaf dengan mengutipkannya dari referensi-referensi kitab klasik (turats).</p>
<p>Seri pertama membahas tentang penentuan nishab (tahdidul awqath) yang ada dalam aktivitas JT seperti 3 hari, 40 hari, 4 bulan, dll serta menjawab berbagai tuduhan yang berkaitan dengan hal tersebut. Pada seri pertama ini sebelum masuk pada jawaban atas tuduhan, pengarang menjelaskan terlebih dahulu tentang :</p>
<p>1. pengertian bid&#8217;ah menurut berbagai pendapat ulama (Imam Az-Zarkasyi, Syaikhul Islam Ibnu Hajar Al-Asqalany, dll),</p>
<p>2. pengklasifikasiannya kedalam bid&#8217;ah hasanah dan bid&#8217;ah sayyi&#8217;ah (Imam Syafi&#8217;i, Imam Syatiby, Al-&#8217;Allamah Al-Ainy, dll),</p>
<p>3. juga memaparkan pendapat-pendapat ulama lain yang membagi bid&#8217;ah menjadi 5 bagian; wajibah, mandubah, mubahah, mamnu&#8217;ah, makruhah (Imam Al-Qarafy, Imam Nawawy, Imam Al-&#8217;Izz bin Abdus Salam, dll).</p>
<p>Kemudian seri pertama ini ditutup dengan lampiran fatwa-fatwa dan pandangan para ulama tentang JT, diantaranya; Syeikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh, Syeikh Abdul Aziz bin Baz, Syeikh Abu Bakr Al-Jazairy, Dr. Muhammad Bakr Ismail, Syeikh Muhammad Abu Zahrah, dll.</p>
<p>Seri kedua membahas tentang konsep jihad (mafhumul jihad), sebagai jawaban atas tuduhan bahwa JT mengingkari adanya jihad dan mendistorsikan makna jihad serta mengalih maknakan makna jihad ke dalam dakwah. Kemudian ditutup juga dengan fatwa dan pandangan beberapa ulama Islam (Syeikh Abul A&#8217;la Al-Mawdudi, dll)</p>
<p>Seri ketiga membahas tentang konsep loyalitas keislaman (al-wala&#8217; wal bara&#8217;), sebagai jawaban atas tuduhan bahwa JT tidak memiliki loyalitas keislaman dan tidak memiliki ikatan keimanan yang teguh. Kemudian sebagaimana pada seri sebelumnya, ditutup dengan pandangan maupun fatwa ulama (Syeikh Abu Hasan Ali An-Nadwy, Prof. Dr. Wahidudin Khan, dll)</p>
<p>Seri keempat membahas tentang metode keberislaman Nabi SAW (manhaj nabawy), sebagai jawaban atas tuduhan bahwa JT tidak ingin menegakkan agama Islam di muka bumi dan tidak menginginkan masyarakat Islamy itu terbentuk. Lalu ditutup dengan pandangan dan fatwa para ulama (Syeikh Sa&#8217;duddin Sayyid Shalih, dll)</p>
<p>Seri kelima membahas tentang konsep mencegah kemunkaran (taghyirul munkar), sebagai jawaban atas tuduhan bahwa JT tidak mempedulikan adanya kemunkaran dan tidak memiliki anggapan bahwa menegah kemunkaran adalan bagian dari kewajiban seorang muslim. Lalu ditutup dengan fatwa dan pandangan para ulama (Dr. Sa&#8217;id Ramadhan Al-Buthy, dll)</p>
<p>Demikian review singkat dari buku ini. Sebenarnya banyak pembahasan-pembahasan yang menarik untuk disimak dari buku ini, mengingat hampir semua tuduhan dijawab dengan jawaban yang bereferensikan kitab islam klasik (turats) bahkan pengarang tak jarang menampilkan pembahasan salah satu tema kaedah ushul fiqh, dll, namun karena keterbatasan waktu, pereview hanya dapat memberi gambaran singkat saja. Oleh karena itu, tulisan ini lebih pantas disebut review, bukan resensi. Semoga bermanfaat.</p>
<img src="http://usahadawah.com/?ak_action=api_record_view&id=170&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usahadawah.com/2008/10/20/sebuah-pandangan-ilmiah-tentang-jamaah-tabligh-review/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
