Archive

Archive for the ‘Aqidah Islam’ Category

Jangan hanya pandai berkomentar terhadap usaha da’wah, tetapi pelajari dengan teliti dan sistematik!

January 16th, 2010 Haitan Rachman No comments

Sekarang telah tumbuh sebagian kalangan kaum muslimin (baca: salafi) yang hanya pandai berkomentar, dan bahkan asal-asalan membid’ahkan tanpa keinginan mendapatkan pandangan berimbang. Oleh karena itu coba kita semua mempelajari secara telit dan sistematika.

Dalam kaidah Iman yang dipahami Sunnah Wal Jama’ah, adalah keyaqinan dalam hati, ikrar dengan lisan dan membuktikan dengan amal-amal sholeh. Dan Iman itu dapat meningkat dengan tetap menjaga amal sholeh, dan iman dapat menurun ketika menjalankan amal-amal maksyiat kepada Allah swt. Ini adalah Iman yang dipahami Sunnah Wal Jama’ah.

Seorang yang berpikiran Sunnah Wal Jama’ah, tentunya harus berusaha, berpikir, dan melaksanakan bagaimana iman dapat meningkat dan menghindari dari iman yang menurun. Karena jika Iman terus menurun, artinya telah banyak amal-amal maksyiat dilaksanakan, sehingga akan menjadi sulit menjalankan amal-amal sholeh lainnya.

Read more…

Popularity: 37% [?]

Pembagian Tauhid Merupakan Ijtihad dan Penilaian Ulama Lainnya Terhadap Pembagian Tauhid

October 2nd, 2008 Haitan Rachman 1 comment

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kami sudah jelaskan dalam blog ini, bahwa tidak ada satupun dalil apakah dalam Al-quran dan juga As-Sunnah yang menyatakan secara TEXT perihal pembagian tauhid menjadi tiga katagori, yaitu Tauhid Rubiyyah, Tauhid Uluhiyyah, dan Tauhid Asmau Wa Shifat. Pembagian ini merupakan ijtihad dari ulama terhadap tauhid. Dalam penjelasan yang disampaikan salafi ke dalam blog kami juga, dapat menunjukkan bahwa perihal itu merupakan pembagian katagori berdasarkan kandungan-kandungan yang terdapat dalam Al-quran dan As-sunnah yang dapat menunjukkan hal itu.

Tetapi pembagian ini bukan berarti harus dijadikan sebagai sarana untuk menyalahkan atau bahkan menyatakan sesat terhadap Ummat Islam lain yang tidak mengenal atau tidak mengakui pembagian itu sendiri. Dan kami sendiri dapat menunjukkan bahwa Kitab Aqidah Thohawiyyah sendiri yang menjelaskan perihal aqidah Sunnah Wal Jama’ah tidak memperlihatkan pembagian Tauhid itu.

Read more…

Popularity: 10% [?]

Aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah (Penjelasan Ringkas)

September 30th, 2008 Haitan Rachman 1 comment

Wahyu Arifianto Wrote:

http://usahadawah.wordpress.com/2007/12/11/guru-kami-pengorbanan-dan-khuruj/#comment-262

AQIDAH AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH
(penjelasan ringkas)

Mohon dibaca dengan seksama, tawajjuh dan penuh perhatian…!!! Terima kasih…

1. Allah Ta’ala berfirman:

“Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makhluk-Nya (baik dari satu segi maupun semua segi, dan tidak ada sesuatupun yang menyerupai-Nya)”. (QS. Asy-Syura: 11).

Ayat ini adalah ayat yang paling jelas dalam Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa Allah sama sekali tidak menyerupai makhluk-Nya. Ulama Ahlussunnah menyatakan bahwa alam (makhluk Allah) terbagi atas dua bagian, yaitu benda dan sifat benda. Kemudian benda terbagi menjadi dua, yaitu benda yang tidak dapat terbagi lagi karena telah mencapai batas terkecil (para ulama menyebutnya dengan al jawhar al fard) dan benda yang dapat terbagi menjadi bagian-bagian (jism). Benda yang terakhir ini juga terbagi menjadi dua bagian:

Read more…

Popularity: 11% [?]