Umar Minta Do’a Kepada Seorang Yang Berbakti Pada Ibunya Dari Yaman
Usair bin Amru berkata: Adalah umar bin alchotthab jika kedatangan rombongan orang-orang Yaman, bertnya kepada mereka: Adakah di antara kamu seorang bernama Uwais bin Aamir? Sehingga ketika ia bertemu bertanya: Engkau Uwais bin Aamir? Jawabnya: Ya. Engkau dari suku Murod dari Qoron? Jawabnya: Ya. Dahulunya engkau belang sekarang kemudian sembuh, hanya tinggal sebesar dirham? Jawabnya: Ya. Masih ada ibumu? Jawabnya: Ya. Berkata Umar: Saya telah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: Akan datang kepadamu seorang bernama Uwais bin Aamir bersama rombongan orang-orang Yaman, ia dari suku Murod dari Qoron, dahulunya ia belang, kemudian sembuh kecuali sebesar dirham, ia masih beribu dan sangat bakti pada ibunya, kalau ia menghendaki sesuatu oleh Allah tentu akan memberinya. Kalau dapat minta do’a istighfar padanya maka jangan kaulepaskan.
Popularity: 23% [?]
Ketabahan seseorang untuk mempertahankan keimanannya
Shuhaib r.a. berkata: Bersabda Rasulullah s.a.w.: Dahulu ada seorang raja yang mempunyai seorang ahli sihir, maka ketika telah tua, ia berkata kepada raja: Kini aku telah tua, karena itu kirimlah padaku seorang pemuda yang dapat mempelajari ilmu sihir, supaya dapat menggantikan kedudukankudi sisi raja, jika saya telah meninggal dunia. Maka raja memilih seorang permuda untuk belajar ilmu sihir kepada ahli sihir itu.
Dan kebetulan di jalan yang dilalui pemuda itu, ada seorang Rahib; maka tertariklah ia kepada Rahib itu, maka ia duduk mendengarkan ajaran-ajarannya, dan merasa puas pada ajaran Rahib itu hingga terlambat datang ke tempat Sahir itu, dan ia dipukul oleh Sahir itu.
Popularity: 19% [?]
Anugrah Allah swt ketika seorang shahabat menjamu makanan saat perang khandaq
Djabir r.a. berkata: Pada waktu kami sedang menggali parit Khondaq, tiba-tiba ada tanah yang keras tidak dapat dipecahkan dengan kapak, sehingga kami datang memberitahukan kepada Nabi s.a.w. : Ada tanah keras tidak dapat kami pecahkan dengan kapak kami. Rasulullah s.a.w.bersabda: Saya sendiri akan turun, kemudian ia bangun dan mengganjal perutnya dengan batu, karena tiga hari tidak makan, kemudian Nabi s.a.w. memegang linggis dan memukul tanah itu, mendadak seketika itu juga hancur bagaikan debu yang dihamburkan.
Popularity: 21% [?]
Fitnah Untuk Juraiz
Abu Hurairah r.a. berkata: Bersabda Nabi s.a.w.: Tiada yang dapat bicara ketika bayi kecuali tiga orang, yaitu Isa bin Maryam, dan anak yang membebaskan djuraidj. Djuraidj seorang ahli ibadat yang membuat suatu sauma’ah (biara) untuk ibadatnya, maka pada suatu hari ibunya datang memanggil padanya sedang ia lagi sembahyang, maka ia berkata: Tuhanku, itulah ibuku, dan kini saya sedang sembahyang, maka ia melanjutkan sembahyangnya sehingga pulanglah ibunya, kemudian esok harinya ibunya datang kembal di waktu Djuraidj sedang sembahyang, sehingga tidak menyambut panggilan ibunya, kemudian datang ketiga kalinya sedang Djuraidj bersembahyang, maka ia memanggil: Hai Djuraidj! tetapi Djuraidj tidak dapat menyambut ibunya hanya berdo’a: Tuhanku, itulah ibuku, dan ini sembahyangku.
Popularity: 16% [?]
Keyaqinan Nabi Muhammad SAW ketika diancam musuh dengan pedang
Dari bir r.a. ketika ia pergi bersama Nabi S.A.W. dalam perang Dzatirriqa ke arah Najed, kemudian ketika kembali terpaksa berhenti pada suatu hutan yang banyak pohon duri dan di situ Rasulullah berteduh di bawah pohon, dan menggantungkan pedang di atas pohon itu, kemudian kata Djabir: Ketika kami telah tidur tiba?tiba terdengarlah Rasulullah S.A.W. memanggil kami, sedang di sisi Nabi ada seorang Badwi, maka bersabda Nabi: Orang ini telah menghunus pedangku pada waktu saya tidur, hingga saya terperanjat bangun dan melihat pedang terhunus di tangannya lalu ia berkata: Siapakah yang dapat mempertahankan kau dari seranganku ini? Jawabku: Allah. Diucapkan yang demikian itu berulang sampai tiga kali. Kemudian Nabi duduk dan tidak membalas pada orang itu. (Buchary, Muslim).
Popularity: 17% [?]
Recent Comments