Musyawarah itu merupakan sunnah besar Nabi Muhammad SAW, malahan dipandang sebagai taklid buta karena Musyawarah sampai ke Nizamuddin
Assalamu ‘alaikum wr. wb.
Kami sempat memberikan pandangan berimbang pada tulisan di bawah ini:
Tulisan yang disampaikan Soal-Jawab Jama’ah Tabligh yang terdapat di http://muslim.or.id/soaljawab/manhaj/soal-jawab-seputar-jamaah-tabligh-1.html Cukup menarik untuk dipelajari dan dibahas. Bagian yang kopikan ini merupakan bahasan yang sangat menarik, bahkan terdapat satu kaidah umum yang telah dilupakan oleh kaum muslimin.
TAKLID BUTA ALA SUFI
Salah satu ajaran Sufi yang sangat populer ialah ketundukan mutlak kepada pemimpin atau guru, benar ataupun salah perintah gurunya itu. Ali Wafa berkata, “Murid yang sejati dalam berperilaku di hadapan syaikhnya, laksana mayat yang terbaring di hadapan petugas yang memandikannya.” Al Ghazzali berkata, “Hendaklah ia ketahui, mengikuti kesalahan gurunya bila benar salah, lebih bermanfaat daripada mengikuti pendapatnya, meski pendapatnya itu benar.” (Ibid III/76).
Kelihatannya, prinsip taklid buta ini juga dipegang oleh Jama’ah Tabligh. Dalam buku Hikmah Usaha Hidayat, karangan Muhammad Yunus Suraji Panidi, hal. 102 disebutkan, “Jama’ah manapun yang datang dari luar negeri sekali pun, apabila mengusulkan atau mengajukan sesuatu yang baru dalam hal kerja Tabligh ini, hendaklah segera menghubungi Nizhamuddin (Markas Besar mereka di India), sebelum menerima dan mengamalkan apapun usulan itu, walaupun kelihatan baik.”
Penanya: Abdul Halim Firhad
Dijawab oleh: Abu Umair Muhammad Al Makassari (Alumni Ma’had Ilmi)
Popularity: 31% [?]
Perjalanan dan Hikmah Dakwah di Taiwan
Abu Stabit Wrote:
http://usahadawah.wordpress.com/2007/09/11/9/#comment-324
Assalamu’alaikum
Sekedar berbagi pengalaman selama saya studi di negeri Taiwan. Alhamdulillah usaha dakwah juga sudah mulai dirintis di Taiwan. Di antara kaum muslim di sini ada juga beberapa sahabat kami yg berpemahaman salafy. Mereka ada taklim setiap malam minggu dan kami juga menghadiri taklim mereka, Alhamdulillah kami bisa sharing ilmu satu dengan yg lainnya.
Pada awalnya ada salah satu sahabat dari afrika yg mengajak muzakarah/mengingatkan kami tentang aktivitas tabligh termasuk tentang buku Fadilah Amal yg kami pakai sebagai taklim harian di masjid. Alhamdulillah rekan2 seusaha menaggapinya dengan hikmah. Mereka hanya menjawab melalui istiqomah dalam amal. Finally, mereka akhirnya menyadari bahwa tidaklah mudah mengamalkan agama di tempat2 yg tidak ada suasana seperti Taiwan.
Popularity: 25% [?]
Recent Comments