Questions Regarding Jama’ah Tabligh
Questions Regarding Jama’ah TablighSumber : http://www.albalagh.net/qa/tablighqa.shtml
Q 1.) For an ordinary Muslim (a businessman, a laborer, a farmer, a professional, etc.) who is not associated with a religious organization, is it Fard, Wajib, or Mustahab to go out for three or forty days, etc. with Jama’ah Tabligh?
A 1.) Dawah (inviting people to Islam) and Tabligh (conveying the Message) is a collective responsibility of the whole Ummah and an act of great reward as it has been declared a distinguishing characteristic of this Ummah by the Qur’an.[See Albaqarah 2:104, 110. Yusuf 12:108. Hamim Al Sajjdah 41:33]Dawah falls in two categories: Continue reading
Popularity: 13% [?]
6 (enam) sifat shahabat dalam usaha dakwah dan tabligh: : perlu mendapatkan perhatian kaum muslimin termasuk para Ulama (bagian-2)
Bagian kedua:
5. Kenapa perlu dibangun 6 (enam) sifat Shahabat itu? Karena sama saja dengan meninggalkan perkara lainnya dalam Islam itu sendiri, bagaimana dengan rukun Islam lainnya. Itulah pandangan yang disampaikan, bahkan beberapa tahun yang silam ketika kami masih mahasiswa dari kalangan pergerakan Islam seperti itu. 6 (enam) sifat hakekat merupakan bagian dari sifat hakekat yang dimiliki para Shahabat, apakah kita menolak bahwa para Shahabat itu memiliki sifat hakekat iman kepada Allah swt dan Rasulullah SAW? Atau para Shahabat itu memilihi sifat hakekat Sholat Khusyu? Jelas kita tidak menolaknya, dan kita temukan semuanya dalam banyak kisah di kalangan Shahabat itu sendiri.
Popularity: 13% [?]
6 (enam) sifat shahabat dalam usaha dakwah dan tabligh: perlu mendapatkan perhatian kaum muslimin termasuk para Ulama (bagian-1)
Perkara 6 (enam) sifat Shahabat yang banyak dimudzakarahkan ataupun dibayankan dalam usaha da’wah dan tabligh (Baca: orang menyebutnya sebagai Jama’ah Tabligh) dipandang oleh sebagian kalangan kaum muslimin, karena tidak ada di kalangan Shahabat RA dan juga ulama salaf, atau bahkan menyepelekannya. Pandangan seperti ini jelas memberikan kerangka yang tidak dapat memberikan kerangka untuk kebaikan kaum muslimin, karena hanya mengandalkan pernyataan sepihak tanpa adanya keseimbangan untuk saling menelaah terhadap sebuah ijtihad. Dan akhirnya kaum muslimin akan mendapatkan pola berpikir yang sempit untuk membangun Ummat Islam itu sendiri.
6 (enam) sifat Shahabat merupakan hasil ijtihad yang dilakukan terhadap berbagai sumber-sumber Islam itu sendiri. Sehingga yang perlu dipahami oleh kaum muslimin adalah bagaimana dan kenapa ijtihad ini muncul. Seharusnya kita tidak terbiasa untuk memberikan kerangka pandangan memvonis atatupun menilai dengan tanpa adanya kajian mendalam terhadap ijtihad itu sendiri.
Popularity: 16% [?]
Banyakkanlah Tafakkur dan Berpikir
Kami sering kali diberikan nasehat oleh ahli-ahli da’wah untuk selalu bertafakur dan berpikir. Karena jika tanpa hal itu, maka langkah-langkah yang dilakukan menjadi bentuk kebiasaan atau adat saja. Untuk hal ini, musyawarah yang sering dilakukan, apakah musyawarah dengan ahli keluarga di rumah, apakah musyawarah harian di masjid sendiri, apakah itu di malam musyawarah mingguan, apakah itu pada saat malam markaz, dan seterusnya, ternyata pikir dan kerisauan terus dapat terjaga dan tumbuh dengan baik. Musyawarah telah memberikan pikir yang terus tumbuh tidak hanya di kalangan khusus tertentu, bahkan kaum muslimin yang yang sering dianggap rendah oleh kebanyakan manusia, dan kami sendiri mendapatkan pengaruh ini bukan dari seorang ulama atau ustadz tetapi dari seorang pedagang biasa dan juga pengasuh becak yang mempunyai pikir dan kerisauan. Oleh karena itu kami memahami betul dengan pentingnya memperbanyak tafakkur dan juga berpikir.
Popularity: 6% [?]
Pikir lagi dan lagi ….
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi warabarakatuh,
Kita sangat memahami dengan anugrah yang satu ini, yaitu Pikir. Kita hari ini, di jaman ini, semua kemajuan merupakan hasil dari pikir. Beberapa abad yang lalu, manusia masih mengendarai kuda atau unta, meskipun hari ini masih ada yang memanfaatkan binatang ini sebagai sarana perjalanan. Coba kita bayangkan dengan jelas, kapal laut yang terbuat dari besi yang mana masa jenisnya lebih besar dari air, sekarang ini dapat terapung di lautan. Sekali-sekali boleh kita coba untuk memasukan jarum kecil atau juga kancing untuk dimasukkan ke gelas yang berisi air, maka dapat dipastikan bahwa jarum atau kancing tersebut tenggelam. Tetapi sekarang dengan pikirnya manusia, besi dapat terbang, dapat berlayar dsb. Allah swt berfirman:
Popularity: 2% [?]
Pikir terhadap apa yang dikehendaki Al-quran dan juga aktual saat ini dalam diri kaum muslimin
Assalamu ‘alaikum waramatullahi wabarakatuh,
Kepada Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah swt,
Kita kaum muslimin perlu banyak meningkatkan pikir saat ini, karena tanpa adanya pikir ini kaum muslimin tidak akan banyak mengalami perubahan. Salah satu pikir kita adalah menimbang keadaan kita kaum muslimin dengan timbangan yang pasti benarnya yaitu Kitab suci Al-quran. Para Shahabat RA telah membuktikannya sebagai generasi yang telah mencapai timbangan yang dikehendaki sesuai dengan Al-quran. Kita kaum muslimin saat ini mempunyai GAP yang cukup jauh, antara yang dikehendaki dan yang aktual dalam diri kaum muslimin.
Popularity: 2% [?]
Apakah KHURUJ ini merupakan KEMESTIAN bagi kaum muslimin?
Sebuah pertanyaan yang perlu mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan kaum muslimin. Khuruj saat ini sebuah “kebetulan” terangkat melalui usaha da’wah dan tabligh (orang mengenalnya sebagai jama’ah tabligh), yang mana memang Khuruj menjadi sebuah program/kerja yang tidak berubah meskipun sudah berjalan perjalanan da’wah ini selama hampir satu abad.
Mungkin saja kami mendapatkan kesempatan untuk berhubungan dengan kerja Khuruj ini. Sehingga pertanyaan itu menjadi muncul untuk diungkap. Kami sangat bersyukur kepada Allah swt, serta atas dorongan dari kedua orang tua yang mana dapat berhubungan dengan bidang ilmu lainnya dalam urusan dunia. Sebelum kami atau kita sama-sama untuk mengungkap sebuah kajian terhadap sumber Islam itu sendiri, kami perlu membawa kaum muslimin kepada alam untuk memanfaatkan dalil akal yang mana banyak dicontohkan dalam Al-quran dan juga hadits Rasulullah SAW. Kisah Nabi Ibrahim As merupakan kisah yang menarik untuk menjadi perhatian.
Popularity: 4% [?]
Recent Comments