<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Madrasah Da&#039;wah dan Islam</title>
	<atom:link href="http://usahadawah.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://usahadawah.com</link>
	<description>Envisioning and Empowering Moslems</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 12:17:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Militansi Karkun by muhammad</title>
		<link>http://usahadawah.com/militansi-karkun/comment-page-1/#comment-5020</link>
		<dc:creator>muhammad</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 12:17:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=215#comment-5020</guid>
		<description>trimakasih,hampir stahun sya dlam dakwah,mudah2an istiqmah hingga ajal datang,
andaikan sya knal usaha ini sjak masih kecil,tentu sya akan ikut,
suasana Dunia saat karkun awal tak seburuk skarang,skrang fitnah lebih besar.trutama teknologi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>trimakasih,hampir stahun sya dlam dakwah,mudah2an istiqmah hingga ajal datang,<br />
andaikan sya knal usaha ini sjak masih kecil,tentu sya akan ikut,<br />
suasana Dunia saat karkun awal tak seburuk skarang,skrang fitnah lebih besar.trutama teknologi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sebagian Kaum Muslimin Selalu Berkomentar Pada Jumlah Hari Khuruj Usaha Da&#8217;wah, Tetapi Kerdil dalam Analisa dan Sintesa by muhammad</title>
		<link>http://usahadawah.com/sebagian-kaum-muslimin-selalu-berkomentar-pada-jumlah-hari-khuruj-usaha-dawah-tetapi-kerdil-dalam-analisa-dan-sintesa/comment-page-1/#comment-5019</link>
		<dc:creator>muhammad</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 11:57:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=297#comment-5019</guid>
		<description>Sya mantab dalam dakwah,
cuma sya takut tak dipilih Allah,doakan pak rahman.
banyak haroki yg sya masuki,cuma dakwah kerja nabi ini yg kesan dalam hati.mhon doa pak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sya mantab dalam dakwah,<br />
cuma sya takut tak dipilih Allah,doakan pak rahman.<br />
banyak haroki yg sya masuki,cuma dakwah kerja nabi ini yg kesan dalam hati.mhon doa pak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Usaha Da&#8217;wah dan Aksi Demo by muhammad</title>
		<link>http://usahadawah.com/usaha-dawah-dan-aksi-demo/comment-page-1/#comment-5018</link>
		<dc:creator>muhammad</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 11:48:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/2010/03/27/analisa-dan-sintesa-terhadap-usaha-dawah-dan-aksi-demo/#comment-5018</guid>
		<description>terima kasih pak, coz dulu suka demo,tp skrang g lagi,ckup dalam dakwah kerja nabi saja</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih pak, coz dulu suka demo,tp skrang g lagi,ckup dalam dakwah kerja nabi saja</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on APAKAH SALAFI-SALAFI WAHABI INI MENYADARI TIDAK BAHWA SEBAGIAN MEREKA TELAH MEMBUAT KERUSAKAN DAN KEBURUKAN DI TENGAH-TENGAH KAUM MUSLIMIN DENGAN JUDUL-JUDUL YANG MENGANDUNG FITNAH BUSUK ITU? by Adit</title>
		<link>http://usahadawah.com/apakah-salafi-salafi-wahabi-ini-menyadari-tidak-bahwa-sebagian-mereka-telah-membuat-kerusakan-dan-keburukan-di-tengah-tengah-kaum-muslimin-dengan-judul-judul-yang-mengandung-fitnah-busuk-itu/comment-page-1/#comment-4983</link>
		<dc:creator>Adit</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 01:21:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=503#comment-4983</guid>
		<description>Saudara sekalian yang menamakan dirinya salafy, saya memiliki dua orang teman:

1.seorang teman lama yang saat bertemu bergelimang maksiat dan jauh dari agama, bergaul sebulan lebih dengan saya sampai kemudian mendapat hidayah dan menyadari kekeliruannya kemudian berusaha meninggalkan kemaksiatannya, alhamdulillah, kemudian dia bergabung dengan pengajian salafy sehingga lama tidak berjumpa, suatu saat saya berjumpa lagi dengannya dengan melihat perubahan yang banyak tidak lagi maksiat tetapi dengan ibadah dan pengetahuannya tentang agama, hanya satu yang membuat saya sedih, setelah shalat berjamaah, dia langsung bilang masih banyak yang salah  dalam shalat , kemudian dengan emosi mulai mencaci maki beberapa saudara muslim yang saya rasa dari beberapa perkataannya menjurus kepada fitnah, apa  yang terjadi dalam masa menghilangnya dia dan pelajaran apa yang didapat sehingga apa yang keluar dari lidahnya sangat mengerikan.

Kalau mau flash back dimana sebelumnya saya selalu berbuat baik terhadap dia sambil sesekali menasihati dengan lembut saat dia bergelimang dengan maksiat sampai Allah memudahkan dia mendapat petunjuk untuk memperbaiki kesalahannya dan meninggalkan perbuatan buruknya, tidak mencaci makinya, menghinanya, tetapi sekarang dia setelah mendapat ilmu dari pengajian salafy outputnya seperti itu tidak mau mengajak dengan hikmah malah marah2 (dia berbuat ini karena telah belajar ilmu pengetahuan).

2.Ada lagi saya kenal seseorang yg dikenal juga dalam kesesatannya, kemudian mendapat petunjuk untuk meninggalkan kemaksiatannya kemudian belajar kepada ulama yang dikenal aktif di jamaah tabligh, kemudian ikut program pendidikan dengan metode khuruj, yang sering dianggap oleh orang yang mengaku salafy tidak berilmu dsb outputnya kembali bergaul kepada teman2nya saat dalam kemaksiatan menasihati mereka dengan hikmah sampai akhirnya mereka meninggalkan kemaksiatannya kemudian menjadi ahli belajar ilmu, menghafal alqur&#039;an ahli ibadah, baik kepada orang tua, memuliakan ulama, semangat dalam kebaikan, (mereka berbuat ini karena telah belajar ilmu pengetahuan)

kisah NYATA ! 

jangan sampaiu gara2 orang - orang yang mengaku salafy ini membuat banyak orang yg serupa dengan teman saya yang kedua menjadi terhalang dari berubah menjadi baik</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudara sekalian yang menamakan dirinya salafy, saya memiliki dua orang teman:</p>
<p>1.seorang teman lama yang saat bertemu bergelimang maksiat dan jauh dari agama, bergaul sebulan lebih dengan saya sampai kemudian mendapat hidayah dan menyadari kekeliruannya kemudian berusaha meninggalkan kemaksiatannya, alhamdulillah, kemudian dia bergabung dengan pengajian salafy sehingga lama tidak berjumpa, suatu saat saya berjumpa lagi dengannya dengan melihat perubahan yang banyak tidak lagi maksiat tetapi dengan ibadah dan pengetahuannya tentang agama, hanya satu yang membuat saya sedih, setelah shalat berjamaah, dia langsung bilang masih banyak yang salah  dalam shalat , kemudian dengan emosi mulai mencaci maki beberapa saudara muslim yang saya rasa dari beberapa perkataannya menjurus kepada fitnah, apa  yang terjadi dalam masa menghilangnya dia dan pelajaran apa yang didapat sehingga apa yang keluar dari lidahnya sangat mengerikan.</p>
<p>Kalau mau flash back dimana sebelumnya saya selalu berbuat baik terhadap dia sambil sesekali menasihati dengan lembut saat dia bergelimang dengan maksiat sampai Allah memudahkan dia mendapat petunjuk untuk memperbaiki kesalahannya dan meninggalkan perbuatan buruknya, tidak mencaci makinya, menghinanya, tetapi sekarang dia setelah mendapat ilmu dari pengajian salafy outputnya seperti itu tidak mau mengajak dengan hikmah malah marah2 (dia berbuat ini karena telah belajar ilmu pengetahuan).</p>
<p>2.Ada lagi saya kenal seseorang yg dikenal juga dalam kesesatannya, kemudian mendapat petunjuk untuk meninggalkan kemaksiatannya kemudian belajar kepada ulama yang dikenal aktif di jamaah tabligh, kemudian ikut program pendidikan dengan metode khuruj, yang sering dianggap oleh orang yang mengaku salafy tidak berilmu dsb outputnya kembali bergaul kepada teman2nya saat dalam kemaksiatan menasihati mereka dengan hikmah sampai akhirnya mereka meninggalkan kemaksiatannya kemudian menjadi ahli belajar ilmu, menghafal alqur&#8217;an ahli ibadah, baik kepada orang tua, memuliakan ulama, semangat dalam kebaikan, (mereka berbuat ini karena telah belajar ilmu pengetahuan)</p>
<p>kisah NYATA ! </p>
<p>jangan sampaiu gara2 orang &#8211; orang yang mengaku salafy ini membuat banyak orang yg serupa dengan teman saya yang kedua menjadi terhalang dari berubah menjadi baik</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tidaklah tepat pandangan salafi bahwa JT tidak mempunyai landasan Al-quran dan As-Sunnah by Adit</title>
		<link>http://usahadawah.com/tidaklah-tepat-pandangan-salafi-bahwa-jt-tidak-mempunyai-landasan-al-quran-dan-as-sunnah/comment-page-1/#comment-4982</link>
		<dc:creator>Adit</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 01:13:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=362#comment-4982</guid>
		<description>Saudara sekalian yang menamakan dirinya salafy, saya memiliki seorang teman lama yang saat bertemu bergelimang maksiat dan jauh dari agama, bergaul sebulan lebih dengan saya sampai kemudian mendapat hidayah dan menyadari kekeliruannya kemudian berusaha meninggalkan kemaksiatannya, alhamdulillah, kemudian dia bergabung dengan pengajian salafy sehingga lama tidak berjumpa, suatu saat saya berjumpa lagi dengannya dengan melihat perubahan yang banyak tidak lagi maksiat tetapi dengan ibadah dan pengetahuannya tentang agama, hanya satu yang membuat saya sedih, setelah shalat berjamaah, dia langsung bilang masih banyak yang salah  dalam shalat , kemudian dengan emosi mulai mencaci maki beberapa saudara muslim yang saya rasa dari beberapa perkataannya menjurus kepada fitnah, apa  yang terjadi dalam masa menghilangnya dia dan pelajaran apa yang didapat sehingga apa yang keluar dari lidahnya sangat mengerikan.

Kalau mau flash back dimana sebelumnya saya selalu berbuat baik terhadap dia sambil sesekali menasihati dengan lembut saat dia bergelimang dengan maksiat sampai Allah memudahkan dia mendapat petunjuk untuk memperbaiki kesalahannya dan meninggalkan perbuatan buruknya, tidak mencaci makinya, menghinanya, tetapi sekarang dia setelah mendapat ilmu dari pengajian salafy outputnya seperti itu tidak mau mengajak dengan hikmah malah marah2 (dia berbuat ini karena telah belajar ilmu pengetahuan).

Ada lagi saya kenal seseorang yg dikenal juga dalam kesesatannya, kemudian mendapat petunjuk untuk meninggalkan kemaksiatannya kemudian belajar kepada ulama yang dikenal aktif di jamaah tabligh, kemudian ikut program pendidikan dengan metode khuruj, yang sering dianggap oleh orang yang mengaku salafy tidak berilmu dsb outputnya kembali bergaul kepada teman2nya saat dalam kemaksiatan menasihati mereka dengan hikmah sampai akhirnya mereka meninggalkan kemaksiatannya kemudian menjadi ahli belajar ilmu, menghafal alqur&#039;an ahli ibadah, baik kepada orang tua, memuliakan ulama, semangat dalam kebaikan, (mereka berbuat ini karena telah belajar ilmu pengetahuan)

kisah NYATA !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudara sekalian yang menamakan dirinya salafy, saya memiliki seorang teman lama yang saat bertemu bergelimang maksiat dan jauh dari agama, bergaul sebulan lebih dengan saya sampai kemudian mendapat hidayah dan menyadari kekeliruannya kemudian berusaha meninggalkan kemaksiatannya, alhamdulillah, kemudian dia bergabung dengan pengajian salafy sehingga lama tidak berjumpa, suatu saat saya berjumpa lagi dengannya dengan melihat perubahan yang banyak tidak lagi maksiat tetapi dengan ibadah dan pengetahuannya tentang agama, hanya satu yang membuat saya sedih, setelah shalat berjamaah, dia langsung bilang masih banyak yang salah  dalam shalat , kemudian dengan emosi mulai mencaci maki beberapa saudara muslim yang saya rasa dari beberapa perkataannya menjurus kepada fitnah, apa  yang terjadi dalam masa menghilangnya dia dan pelajaran apa yang didapat sehingga apa yang keluar dari lidahnya sangat mengerikan.</p>
<p>Kalau mau flash back dimana sebelumnya saya selalu berbuat baik terhadap dia sambil sesekali menasihati dengan lembut saat dia bergelimang dengan maksiat sampai Allah memudahkan dia mendapat petunjuk untuk memperbaiki kesalahannya dan meninggalkan perbuatan buruknya, tidak mencaci makinya, menghinanya, tetapi sekarang dia setelah mendapat ilmu dari pengajian salafy outputnya seperti itu tidak mau mengajak dengan hikmah malah marah2 (dia berbuat ini karena telah belajar ilmu pengetahuan).</p>
<p>Ada lagi saya kenal seseorang yg dikenal juga dalam kesesatannya, kemudian mendapat petunjuk untuk meninggalkan kemaksiatannya kemudian belajar kepada ulama yang dikenal aktif di jamaah tabligh, kemudian ikut program pendidikan dengan metode khuruj, yang sering dianggap oleh orang yang mengaku salafy tidak berilmu dsb outputnya kembali bergaul kepada teman2nya saat dalam kemaksiatan menasihati mereka dengan hikmah sampai akhirnya mereka meninggalkan kemaksiatannya kemudian menjadi ahli belajar ilmu, menghafal alqur&#8217;an ahli ibadah, baik kepada orang tua, memuliakan ulama, semangat dalam kebaikan, (mereka berbuat ini karena telah belajar ilmu pengetahuan)</p>
<p>kisah NYATA !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mengubah Mental Pegawai dengan Khuruj by Mengubah Mental Pegawai dengan Dakwah [Khuruj] &#171; ISLAMposting</title>
		<link>http://usahadawah.com/mengubah-mental-pegawai-dengan-khuruj/comment-page-1/#comment-4844</link>
		<dc:creator>Mengubah Mental Pegawai dengan Dakwah [Khuruj] &#171; ISLAMposting</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Mar 2012 14:18:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/mengubah-mental-pegawai-dengan-khuruj/#comment-4844</guid>
		<description>[...] http://usahadawah.com/mengubah-mental-pegawai-dengan-khuruj/ [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] <a href="http://usahadawah.com/mengubah-mental-pegawai-dengan-khuruj/" rel="nofollow">http://usahadawah.com/mengubah-mental-pegawai-dengan-khuruj/</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Menurut Jamaah Tabligh, khuruj itu kewajiban bukan? Kalau dakwah, oke lah kewajiban setiap mukmin. Tapi metode khuruj ini kewajiban bukan? by Dizu</title>
		<link>http://usahadawah.com/menurut-jamaah-tabligh-khuruj-itu-kewajiban-bukan-kalau-dakwah-oke-lah-kewajiban-setiap-mukmin-tapi-metode-khuruj-ini-kewajiban-bukan/comment-page-2/#comment-4843</link>
		<dc:creator>Dizu</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Mar 2012 02:34:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=258#comment-4843</guid>
		<description>Assalamu’alaikum

Ana cerita dangan Nama Allah [kenyataan tapi ga bgtu detail critanya], seorang hamba Allah yg bertobat, Dia sorg pns, st ketika Dia diajak Sdr.nya ikut pengajian, setlah ikut dia mengalami perubahan, ia merasakan sesuatu yang ia jadi “ketakutan”, dia keluar dr pengajian krna merasa ga sesuai dg printah agama [takut syirik dll], lalu ia bilang sama istri dan anaknya waktu itu masih kecil, sudahlah mungkin ini kehendak Allah utk Bapak, kita trima aja,….., selanjutnya ia rajin Ibadah dg caranya sendiri [ga berjemaah, karna ga paham fadhilahnya] dan ia ga berani keluar rmh sampe2 lbh krng 2 bln ga mask kerja, ia bilang ia takut seolah-olah dunia mau kiamat, ia merasa taubatnya blm sempurna, terus ia bilang jika ia keluar rumah ia melihat orang2 pd umumnya sprti kebingungan apalagi klu melihat non islam kayak melihat org mati/robot berjalan &amp; ketakutan [mahfum hadis; org berzikir dgn tdk berzikir berbeda dlm pandangan Allah, sprti org hidup dan org mati], begitu jg melihat org islam ada yg mukanya sprti gelap dan ada yg brcahaya kebanyakan gelap begitu jg yg di dalam mesjid ada bedanya dan dia merasa bisa bicara kpd org dg bahasa hati, kalau dia ketemu/berselisih dg anak kecil, anak kecil itu mukanya kayak takut &amp; memohon kpdnya supaya Bapaknya diajak/dingatkan utk sholat[taat] dia merasakan itu dihatinya dan Dia mersa doanya selalu dikabulkan oleh ALLAh apapun yg dimintanya. Dia merasa diberi kelebihan oleh Allah, lama-lama dia mersa ga kuat menerima kelebihan ini karna kuatir apa yg tersirat di hati selalu dikabulkan oleh Allah baik utk perkara dunia/Akhirat dan merasa ga punya ilmu, mau tanya sama org2, dia ga prcaya krna merasa manusia sudah banyak ga taat/ga bisa dijadiklkan panutan itu yg dirasakannya, ….., gelisah dan rasa takutnya makin memuncak [takut masuk Neraka], dia bepikir apa tobat dan ibadahnya ini bisa mengantarkanya ke keridhoan Allah, lalu setelah sholat magrib, dia ingat ayat dalam Alquran ” minta tolanglah kepada-KU dengan sabar dan Sholat” maka sholatlah dia dlm keadaan rasa takut dan menangis terus berdoa isi Doanya : lebih kurang bunyinya pake b.indonesia” Ya Allah,apala gunanya aku beribadah [maksudnya tdk sesuai kehendak Allah] namun tetap aku ke neraka,… aku ingat Nabi SAW perna bilang kalau umat/manusia ini mau selamat aku tinggalkan dua perkara yaitu Alquran dan Hadis, ya Allah ada nga orang2 seperti yg Nabi bilang pd saat ini, orang2 yg mendapat ridhoMu yg mau hamba contoh dan ikuti, tolong ya Allah antar mereka kesini ya Allah [ maksudnya kerumahnya], amin” ini Dia laku mulai dari sholat terus doa ala dia sambil menangis dan rasa takut yg sangat, sampai anaknya yg masih kecil itu bilang bapak ngapa mabuk ya,…, dan selang waktu dikit saja ada yg datang ke rumahnya, istrinya bilang pak.. ada yg datang…. pak Syam….., langsung otomotis hatinya sejuk skali dia merasa doanya dikabulkan Allah, trus tamunya masuk dua org yaitu tetangganya, dia melihat pak Syam…..[berjenggot tebal] mukanya bercahaya dan temannya ga enak liat mukanya gelap gitu, sepertinya tamunya ini tau apa yang menjadi masalah Dia tuan rmh, crita agamalah pak syam….dia simak dgn baik hatinya sejuk oh …indah sekali agama islam ini pikirnya, trus Dia blng pak Syam…. sy bingung, sy nga ngerti agama apa yg sy mesti lakukan, trus pak syam… bilang bapak buat taklim, dan ajak istri anak2 bpk ikut taklim jadwlkan waktunya dan usahakn istiqomah, itulah penjelasannya. selanjutanya Dia brpkir/terlintas dihatinya Siapa pak Syam… ini. berjenggot tebal tutur katanya menyejukan mukanya cerah menyenangkan lain dgn temannya yg satu kebalikannya. pada waktu/tahun itu Dia nga ngerti jemaa A,B dll yg Dia tau Darul Arqom [org2nya berjenggot jg] yg dilarang Pemerintah, apa Dia Darul Arkom atw jemaah apa….., singkat crita akhirnya jadi tman curhat agama dan nyambung dan Dia sering diajak ke majelisnya pak. syam…dengar ceramah dan kenalan sama teman2nya pak syam…Dia merasakan cerama jemaah ini sprti apa yg Dia rasakan….., ternyata Pak Syam… ini jemaah Tablig, lebih kurang 1 thn/lebih, Dia yg minta dajak ikut keluar di Jalaan Allah 3 hari. Allhamdulillah sampe saat ini. Amin.[ Anaknya 4 orang [1 laki-laki], dua anaknya mondok, insyah Allah dlm waktu dekat 1 anaknya jadi Havizoh] smoga Allah ridho.

[maaf bahasa menulisnya kurang baik harap maklum]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum</p>
<p>Ana cerita dangan Nama Allah [kenyataan tapi ga bgtu detail critanya], seorang hamba Allah yg bertobat, Dia sorg pns, st ketika Dia diajak Sdr.nya ikut pengajian, setlah ikut dia mengalami perubahan, ia merasakan sesuatu yang ia jadi “ketakutan”, dia keluar dr pengajian krna merasa ga sesuai dg printah agama [takut syirik dll], lalu ia bilang sama istri dan anaknya waktu itu masih kecil, sudahlah mungkin ini kehendak Allah utk Bapak, kita trima aja,….., selanjutnya ia rajin Ibadah dg caranya sendiri [ga berjemaah, karna ga paham fadhilahnya] dan ia ga berani keluar rmh sampe2 lbh krng 2 bln ga mask kerja, ia bilang ia takut seolah-olah dunia mau kiamat, ia merasa taubatnya blm sempurna, terus ia bilang jika ia keluar rumah ia melihat orang2 pd umumnya sprti kebingungan apalagi klu melihat non islam kayak melihat org mati/robot berjalan &amp; ketakutan [mahfum hadis; org berzikir dgn tdk berzikir berbeda dlm pandangan Allah, sprti org hidup dan org mati], begitu jg melihat org islam ada yg mukanya sprti gelap dan ada yg brcahaya kebanyakan gelap begitu jg yg di dalam mesjid ada bedanya dan dia merasa bisa bicara kpd org dg bahasa hati, kalau dia ketemu/berselisih dg anak kecil, anak kecil itu mukanya kayak takut &amp; memohon kpdnya supaya Bapaknya diajak/dingatkan utk sholat[taat] dia merasakan itu dihatinya dan Dia mersa doanya selalu dikabulkan oleh ALLAh apapun yg dimintanya. Dia merasa diberi kelebihan oleh Allah, lama-lama dia mersa ga kuat menerima kelebihan ini karna kuatir apa yg tersirat di hati selalu dikabulkan oleh Allah baik utk perkara dunia/Akhirat dan merasa ga punya ilmu, mau tanya sama org2, dia ga prcaya krna merasa manusia sudah banyak ga taat/ga bisa dijadiklkan panutan itu yg dirasakannya, ….., gelisah dan rasa takutnya makin memuncak [takut masuk Neraka], dia bepikir apa tobat dan ibadahnya ini bisa mengantarkanya ke keridhoan Allah, lalu setelah sholat magrib, dia ingat ayat dalam Alquran ” minta tolanglah kepada-KU dengan sabar dan Sholat” maka sholatlah dia dlm keadaan rasa takut dan menangis terus berdoa isi Doanya : lebih kurang bunyinya pake b.indonesia” Ya Allah,apala gunanya aku beribadah [maksudnya tdk sesuai kehendak Allah] namun tetap aku ke neraka,… aku ingat Nabi SAW perna bilang kalau umat/manusia ini mau selamat aku tinggalkan dua perkara yaitu Alquran dan Hadis, ya Allah ada nga orang2 seperti yg Nabi bilang pd saat ini, orang2 yg mendapat ridhoMu yg mau hamba contoh dan ikuti, tolong ya Allah antar mereka kesini ya Allah [ maksudnya kerumahnya], amin” ini Dia laku mulai dari sholat terus doa ala dia sambil menangis dan rasa takut yg sangat, sampai anaknya yg masih kecil itu bilang bapak ngapa mabuk ya,…, dan selang waktu dikit saja ada yg datang ke rumahnya, istrinya bilang pak.. ada yg datang…. pak Syam….., langsung otomotis hatinya sejuk skali dia merasa doanya dikabulkan Allah, trus tamunya masuk dua org yaitu tetangganya, dia melihat pak Syam…..[berjenggot tebal] mukanya bercahaya dan temannya ga enak liat mukanya gelap gitu, sepertinya tamunya ini tau apa yang menjadi masalah Dia tuan rmh, crita agamalah pak syam….dia simak dgn baik hatinya sejuk oh …indah sekali agama islam ini pikirnya, trus Dia blng pak Syam…. sy bingung, sy nga ngerti agama apa yg sy mesti lakukan, trus pak syam… bilang bapak buat taklim, dan ajak istri anak2 bpk ikut taklim jadwlkan waktunya dan usahakn istiqomah, itulah penjelasannya. selanjutanya Dia brpkir/terlintas dihatinya Siapa pak Syam… ini. berjenggot tebal tutur katanya menyejukan mukanya cerah menyenangkan lain dgn temannya yg satu kebalikannya. pada waktu/tahun itu Dia nga ngerti jemaa A,B dll yg Dia tau Darul Arqom [org2nya berjenggot jg] yg dilarang Pemerintah, apa Dia Darul Arkom atw jemaah apa….., singkat crita akhirnya jadi tman curhat agama dan nyambung dan Dia sering diajak ke majelisnya pak. syam…dengar ceramah dan kenalan sama teman2nya pak syam…Dia merasakan cerama jemaah ini sprti apa yg Dia rasakan….., ternyata Pak Syam… ini jemaah Tablig, lebih kurang 1 thn/lebih, Dia yg minta dajak ikut keluar di Jalaan Allah 3 hari. Allhamdulillah sampe saat ini. Amin.[ Anaknya 4 orang [1 laki-laki], dua anaknya mondok, insyah Allah dlm waktu dekat 1 anaknya jadi Havizoh] smoga Allah ridho.</p>
<p>[maaf bahasa menulisnya kurang baik harap maklum]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tidaklah tepat pandangan salafi bahwa JT tidak mempunyai landasan Al-quran dan As-Sunnah by fidzurr</title>
		<link>http://usahadawah.com/tidaklah-tepat-pandangan-salafi-bahwa-jt-tidak-mempunyai-landasan-al-quran-dan-as-sunnah/comment-page-1/#comment-4842</link>
		<dc:creator>fidzurr</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Mar 2012 23:29:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=362#comment-4842</guid>
		<description>para da&#039;i memang penting sekali menjaga lisan dan perbuatan, jangan sampai hanya karena kata2 yang belum pasti, lalu saling memaki dan mencemooh. Kalo masih belum bisa untuk mengekang nafsu, berarti masih perlu lagi untuk tambah mujahadah.
Dan bagi saudara2 yang belum pernah menerjunkan diri dalam tablig, hendaknya janganlah hanya melihat dari luar saja, atau hanya menerima berita dari orang lain, sebab itu perbuatan orang yang tak berakal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>para da&#8217;i memang penting sekali menjaga lisan dan perbuatan, jangan sampai hanya karena kata2 yang belum pasti, lalu saling memaki dan mencemooh. Kalo masih belum bisa untuk mengekang nafsu, berarti masih perlu lagi untuk tambah mujahadah.<br />
Dan bagi saudara2 yang belum pernah menerjunkan diri dalam tablig, hendaknya janganlah hanya melihat dari luar saja, atau hanya menerima berita dari orang lain, sebab itu perbuatan orang yang tak berakal.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Melepas Kedok Jemaah Tabligh Bagian 1 by gusari bin usman</title>
		<link>http://usahadawah.com/melepas-kedok-jemaah-tabligh-bagian-1/comment-page-1/#comment-4835</link>
		<dc:creator>gusari bin usman</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 13:03:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=21#comment-4835</guid>
		<description>ijin copas akhi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ijin copas akhi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Melepas Kedok Jemaah Tabligh Bagian 1 by gusari bin usman</title>
		<link>http://usahadawah.com/melepas-kedok-jemaah-tabligh-bagian-1/comment-page-1/#comment-4834</link>
		<dc:creator>gusari bin usman</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 12:02:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=21#comment-4834</guid>
		<description>Assalamualaikum.
Beliau Shollollohu &#039;alaihi Wasallam bersabda:
&quot;Islam itu datang dalam keada&#039;an asing, dan akan kembali dalam keada&#039;an asing, maka berbahagialah (beruntunglah) wahai orang-orang yang asing.&quot;(H.R. Muslim).

Biarkan mereka-mereka memfitnah, mengolok-ngolok, menjelek-jelekan, gk apa-apa, karna memang seperti itulah resiko orang-orang yang mau berdakwah.
Kepada sohabat-sohabatku semua yang sudah mengambil bagian dalam usaha yang mulia ini, agar tetap berpegang pada As Sunnah dan adab-adab serta usul-usul dakwah, yang telah di pelajari, jangan terpancing dengan fitnah-fitnah yang telah di lontarkan oleh sudara-saudara kita,  harapan dari kita adalah bagaimana agar Alloh Subhanahu Wata &#039;Ala menurunkan hidayah ke atas mereka. amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum.<br />
Beliau Shollollohu &#8216;alaihi Wasallam bersabda:<br />
&#8220;Islam itu datang dalam keada&#8217;an asing, dan akan kembali dalam keada&#8217;an asing, maka berbahagialah (beruntunglah) wahai orang-orang yang asing.&#8221;(H.R. Muslim).</p>
<p>Biarkan mereka-mereka memfitnah, mengolok-ngolok, menjelek-jelekan, gk apa-apa, karna memang seperti itulah resiko orang-orang yang mau berdakwah.<br />
Kepada sohabat-sohabatku semua yang sudah mengambil bagian dalam usaha yang mulia ini, agar tetap berpegang pada As Sunnah dan adab-adab serta usul-usul dakwah, yang telah di pelajari, jangan terpancing dengan fitnah-fitnah yang telah di lontarkan oleh sudara-saudara kita,  harapan dari kita adalah bagaimana agar Alloh Subhanahu Wata &#8216;Ala menurunkan hidayah ke atas mereka. amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

