Jangan terlalu BANYAK MENGOMENTARI atau MENILAI usaha da’wah dan tabligh

@salafi-salafi,

Jangan terlalu BANYAK MENGOMENTARI atau MENILAI usaha da’wah dan tabligh … Kalau ketika ada yang mengajak ILMIYYAH untuk BERBAGI PANDANGAN. Malahan menyuruh balik untuk ketemu ustadz-ustadz salafi. Ini merupakan pola berpikir yang tidak jelas untuk dibangun, karena MEMBIARKAN DIRI untuk BERKOMENTAR, tetapi ketika diajak untuk ILMIYYAH, malahan tidak berani bertanggung jawab atau bahkan lari.

Popularity: 28% [?]

2 Responses to Jangan terlalu BANYAK MENGOMENTARI atau MENILAI usaha da’wah dan tabligh

  • nurim:

    Memang zaman sekarang itu aneh. Cahaya kok takut pada kegelapan? Kebenaran itu kan spt cahaya, kesesatan spt kegelapan. Jika cahaya datang tentunya kegelapan akan sirna. Jadi kalau diri merasa benar dan pihak lain dinilai salah, kok malah lari ketika diajak dialog oleh pihak yg dinilai salah. Pihak yang lari ketika diajak dialog berarti memang merasa dirinya masih bodoh, shg takut disesatkan. Jika masih merasa bodoh, kenapa berani komentar?

  • Kang Peyi:

    Sebaiknya memang dialognya dengan bertatap muka, tidak hanya malalui tulisan didunia maya yang nggak jelas siapa orangnya. Kumpulkan ustadz2 Salafi alumni Timur Tengah, kemudian hadirkan pada waktu musyawarah JT biasanya 4 bln sekali (biasanya ulama2 JT berkumpul juga) maka kalau ulama2 berkumpul tentu akan memikirkan ummat tidak memikirkan firqah, sehingga merekapun akan bermusyawarah bagaimana berda’wah kepada ummat sesuai perintah Allah dan Sunnah Rasulullah Saw.

    Tampilan sama fikirnya berbeda

Leave a Reply

PENGUMUMAN FACEBOOK

FACEBOOK "MADRASAH DA'WAH DAN ISLAM"

Kami telah menambah fasilitas "Madrasah Da'wah dan Islam" melalui Jejaring Social Facebook. sdr. sekalian dapat berbagi dan pendalaman berkaitan dengan usaha da'wah dan Al-Islam.

Kita dapat mendalami bersama perihal Islam, dan juga hal-hal yang banyak disampaikan terhadap usaha da'wah dan kaum muslimin lainnya oleh sebagian salafi. Atau kalangan salafi dapat menyampaikan pandangan-pandangannya lebih lengkap dan ilmiyyah.

Silahkan untuk bergabung

FACEBOOK "MADRASAH DA'WAH DAN ISLAM"