Kisah pendeta senior di Afrika Selatan Yang Masuk Islam bermimpi bertemu Rasulullah SAW
Kisah pendeta senior di Afrika Selatan Yang Masuk Islam bermimpi bertemu Rasulullah SAW
“Ya Tuhanku… Wahai Dzat yang telah men-ciptakanku… sungguh telah tertutup semua pintu di hadapanku kecuali pintuMu… Janganlah Engkau halangi aku mengetahui kebenaran… manakah yang hak dan di manakah kebenaran? Ya Tuhanku… jangan Engkau biarkan aku dalam kebimbangan… tunjukkan kepadaku jalan yang hak dan bimbing aku ke jalan yang benar…
Mungkin kisah ini terasa sangat aneh bagi mereka yang belum pernah bertemu dengan orangnya atau langsung melihat dan mendengar penuturannya. Kisah yang mungkin hanya terjadi dalam cerita fiktif, namun menjadi kenyataan. Hal itu tergambar dengan kata-kata yang diucapkan oleh si pemilik kisah yang sedang duduk di hadapanku mengisahkan tentang dirinya. Untuk mengetahui kisahnya lebih lanjut dan mengetahui kejadian-kejadian yang menarik secara komplit, biarkan aku menemanimu untuk bersama-sama menatap ke arah Johannesburg, kota bintang emas nan kaya di negara Afrika Selatan di mana aku pernah bertugas sebagai pimpinan cabang kantor Rabithah al-’Alam al-Islami di sana.
Popularity: 49% [?]
Usaha Da’wah dan Aksi Demo
Kepada kawan-kawan yang dimuliakan Allah swt,
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Terdapat pandangan kami pribadi terhadap aksi demo dan usaha da’wah, dan juga kami tuliskan sebelumnya di myquran (http://myquran.com/forum/showthread.php/6876-Menyikapi-pemerintah-yang-dzolim-dengan-demo/page12), setelah ada yang berusaha menghubungkan perihal demo dengan usaha da’wah.
Dibawah ini kami berikan pandangan kami pribadi (baca: bukan ijtima’iyyah) untuk membuka wacana analisa dan sintesa bersama.
Akan sulit diuraikan perihal aksi demo dan usaha da’wah, karena untuk dapat menjawab hal itu maka sebenarnya kaum muslimin perlu mengetahui dengan baik perihal pikir, tertib, ushul, adab, Iman dan Amal Sholeh, Sifat para Shahabat RA, korban, dsb yang dibangun dalam usaha da’wah itu sendiri. Ketidakpahaman terhadap hal-hal itu, maka biasanya sebagian kaum muslimin itu menduga-duga terhadap usaha da’wah. Yang namanya menduga-duga bisa saja tepat atau tidak tepat.
Popularity: 44% [?]
Surat-Menyurat Da’wah Dengan Abdul Qahhar
Abdul Qahhar Wrote:
Salam ukhwah, saya agak terlewat membaca blog ini mungkin. tapi, saya sudah pun membaca sebahagian besar artikel dalam blog ini.
dah sekian lama saya mencari jawapan kepada persoalan dan tomahan kepada usaha tabligh ini sebenarnya. sebab adalah tak adil jika tidak mendapatkan keterangan dari pengiat tabligh sendiri berkenaan tomahan tersebut.
rata-rata, sikap ahli tabligh yg tidak mahu membicarakan perihal isu dan tomahan ttg tabligh menjadikan org luar susah untuk menerima gerak kerja Tabligh ini.
setelah membaca blog ini, kebanyakkanya persoalan dalam diri saya telah terjawab berkenaan dengan perihal tabligh dari hukum syarak dan menjwab fatwa2 yang terlibat.
kami berharap pihak tuan dapat kembali aktif dlm blog ini untuk terus menerus memberikan kefahaman ttg JT ini sendiri.
harapan dari semua pihak agar semua jemaah dapat bersatu di atas nama Islam, dan berharap agar pimpinan tabligh turut mengesa ahli untuk belajar menerima bezanya jemaah Islam lain pula…
Maradhatillah
Popularity: 15% [?]
Menurut Jamaah Tabligh, khuruj itu kewajiban bukan? Kalau dakwah, oke lah kewajiban setiap mukmin. Tapi metode khuruj ini kewajiban bukan?
Ini merupakan pertanyaan yang disampaikan di myQuran:
http://myquran.org/forum/index.php/topic,62873.msg1900611.html#msg1900611
Sdr. dan kawan-kawan,
Da’wah merupakan tanggung jawab kaum muslimin, dan metoda untuk menjalankan da’wah ini beragam untuk dilakukan. Tentunya orang-orang yang mempunyai akal dan berpikiran akan bertanya-tanya kenapa jaman Rasulullah SAW dan para Shahabat RA bisa tersebar ke berbagai lapisan dan daerah, padahal di jaman itu tidak ada media seperti yang sekarang, tidak ada TV, tidak internet, tidak ada radio? Kenapa di jaman itu bisa tersebar dengan luas, padahal juga jika dilihat di jaman itu awalnya sangat lemah dan jumlahnya sedikit? Kenapa hal itu terjadi?
Popularity: 100% [?]
Kenapa pusat usaha da’wah di India, tidak di Arab?
Ini merupakan pertanyaan yang disampaikan, dan kami mencoba berbagi pandangan dengan sdr. sekalian.
Assalamu ‘alaikum wr. wb.
Mari kita ungkap lebih dalam perihal pertanyaan ini, dan kita jangan termasuk seperti bani Israil yang menanyakan kenapa Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi akhir zaman itu terlahir dari Arab tidak dari bani Israil. Pertanyaan ini terlontar sangat wajar karena banyak Nabi lahir di kalangan bani israil, dan memang dari turunan Nabi Ishak As ini sangat banyak Nabi. Sedangkan dari Nabi Ismail As hanya satu Nabi saja, yaitu Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi akhir zaman.
Ummat Islam ini bukan hanya berada di arab, tetapi sudah sangat tersebar ke berbagai negara. Semua sejarah mencatat dengan baik perihal da’wah Abi Waqash RA sampai ke negera Cina. Atau kisah-kisah lainnya. Kita bisa bayangkan dengan pikiran yang normal, tanpa ada pesawat atau kendaran yang sangat hebat saat itu, tetapi kaum muslimin telah menembus negara-negara untuk menyampaikan agama Islam yang mulia ini. Jika kita perhatikan daratan yang ditempuh, gunung yang tinggi dan suhu yang dingin, tetapi mereka terus bergerak ke negara-negara jauh. Kira-kira SEMANGAT APA yang menjadikan mereka berani meninggal tanah air dengan waktu yang sangat panjang itu. Hal ini bisa terjadi karena PIKIR yang menghujam ke dalam diri mereka seperti mana PIKIR NABI untuk menyebarkan Islam ke seluruh daerah dan tempat. Apa PIKIR NABI itu? Allah swt dengan jelas dan lugas menjelaskan pikir dan kerisauan beliau itu dalam ayat Al-quran sendiri.
Popularity: 61% [?]
Beberapa pelajaran bagi para da’i dan kaum muslimin
Sdr. dan Teman-Teman,
Kami dan juga kawan-kawan sekalian sangat berkeinginan ummat ini menjadi baik dan terus mengalami proses pertumbuhan menuju yang terbaik. Insya Allah, keadaan itu dapat terjadi dengan ijin Allah swt. Ada beberapa point yang perlu diperhatikan bersama, agar proses pertumbuhan akan menuju pada tingkatan yang diharapkan bersama untuk ummat Islam kita ini.
1. Kaum muslimin yang telah terjun dalam lapangan da’wah, apapun bentuknya, apakah itu tulisan, ucapan, ajakan langsung dsb, tetaplah untuk selalu berniat memperbaiki diri dan mengikuti amal-amal Al-Islam yang disampaikan tersebut.
2. Kaum muslimin yang telah terjun dalam lapangan da’wah, apapun bentuknya, maka tetap menjaga kehormatan kaum muslimin, dengan tidak merendahkan, tidak meremehkan, bahkan tidak membuka aib dari kekurangan kaum muslimin sdr. kita yang lain.
3. Kaum muslimin yang telah terjun dalam lapangan da’wah, terutama kalangan pemuda dan pemudi Islam, tetaplah berbaik sangka kepada Ulama-Ulama dan tidak meremehkan dan merendahkan, meskipun berbeda pandangan dengan kita sendiri dalam satu perkara.
4. Kaum muslimin yang telah terjun dalam lapangan da’wah, terutama kalangan pemuda dan pemudi Islam, tetap berhubungan dengan Ulama untuk menuntut Ilmu dengan baik dan teratur; dan hormatilah guru-guru kita dengan baik.
5. Kaum muslimin yang telah terjun dalam lapangan da’wah, tetaplah mengikuti majelis-majelis orang-orang sholeh dengan baik dan teratur. Kita perlu terbiasa berhubungan dengan orang-orang sholeh.
Insya Allah, ada jalan untuk kebaikan kaum muslimin.
Popularity: 10% [?]
Adakah dakwah syaikh maulana itu sesuai sunah, adakah rasulullah menentukan hari tertentu?
Adakah dakwah syaikh maulana itu sesuai sunah, adakah rasulullah menentukan hari tertentu, saya kira itukan hanya peraturan yang ada di JT aja !
Pertanyaan di atas itu merupakan satu hal yang disampaikan melalui http://usahadawah.com/2008/11/19/melepas-kedok-jemaah-tabligh-bagian-5-habis/#comment-391.
Kepada Kaum Muslimin Yang Dimuliakan Allah swt,
Mudah-mudahan kita semua berada dalam lindungan dan rahmat Allah swt, karena perkara ini merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan kita yang sementara ini. Sholawat dan salam mudah-mudahan dilimpahkan kepada Nabi besar kita, Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, kepada para Shahabat RA, dan juga kepada pengikutnya yang setia sampai akhir jaman.
Pertanyaan “Apakah metoda da’wah Maulana Ilyas Rah ini sesuai dengan Sunnah Rasulullah SAW?” merupakan pertanyaan yang sering disampaikan. Mari kita ungkap bersama dalam hal ini dengan analisa dan sintesa terhadap perjalanan Rasulullah SAW dan para Shahabat RA. Perjalanan ini perlu dibagi ke dalam dua sisi perjalanan sejarah yaitu Mekkah dan Madinah, dan titik perpaduan dua sisi ini adalah hijrah itu sendiri.
Popularity: 19% [?]
Recent Comments