Beberapa pelajaran bagi para da’i dan kaum muslimin
Sdr. dan Teman-Teman,
Kami dan juga kawan-kawan sekalian sangat berkeinginan ummat ini menjadi baik dan terus mengalami proses pertumbuhan menuju yang terbaik. Insya Allah, keadaan itu dapat terjadi dengan ijin Allah swt. Ada beberapa point yang perlu diperhatikan bersama, agar proses pertumbuhan akan menuju pada tingkatan yang diharapkan bersama untuk ummat Islam kita ini.
1. Kaum muslimin yang telah terjun dalam lapangan da’wah, apapun bentuknya, apakah itu tulisan, ucapan, ajakan langsung dsb, tetaplah untuk selalu berniat memperbaiki diri dan mengikuti amal-amal Al-Islam yang disampaikan tersebut.
2. Kaum muslimin yang telah terjun dalam lapangan da’wah, apapun bentuknya, maka tetap menjaga kehormatan kaum muslimin, dengan tidak merendahkan, tidak meremehkan, bahkan tidak membuka aib dari kekurangan kaum muslimin sdr. kita yang lain.
3. Kaum muslimin yang telah terjun dalam lapangan da’wah, terutama kalangan pemuda dan pemudi Islam, tetaplah berbaik sangka kepada Ulama-Ulama dan tidak meremehkan dan merendahkan, meskipun berbeda pandangan dengan kita sendiri dalam satu perkara.
4. Kaum muslimin yang telah terjun dalam lapangan da’wah, terutama kalangan pemuda dan pemudi Islam, tetap berhubungan dengan Ulama untuk menuntut Ilmu dengan baik dan teratur; dan hormatilah guru-guru kita dengan baik.
5. Kaum muslimin yang telah terjun dalam lapangan da’wah, tetaplah mengikuti majelis-majelis orang-orang sholeh dengan baik dan teratur. Kita perlu terbiasa berhubungan dengan orang-orang sholeh.
Insya Allah, ada jalan untuk kebaikan kaum muslimin.
Popularity: 11% [?]
Apa di Surga Ada Orang yang Bertatto?
Sumber: http://harapandiri.wordpress.com/2008/11/29/“-apa-di-surga-ada-orang-yang-bertatto”
Kenapa Allah swt hadirkan gelap! Agar kita tahu bahwa dengan terang segalanya akan terlihat jelas, lantas kenapa Allah swt hadirkan masa lalu yang suram dalam hidup kita ! agar kita sadar bahwa hidayah itu suatu yang mahal, yang Allah swt berikan kepada siapa saja yang mau membuka hati untuk perkara hidayah. Karena setiap orang, ya setiap orang tanpa kecuali, lepas apakah dia seorang yang memiliki kepahaman agama yang tinggi atau hanya seorang ahli maksiat mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh hidayah, tinggal seberapa jauh kita mau meraih dan mempertahankan hidayah tersebut.
Beberapa waktu yang lalu , Allah swt betul-betul telah “menampar” saya dalam artian yang sesungguhnya. Melalui kepergian seorang sahabat, Allah seakan ingin menunjukan bahwa hidayah dan surga bukan milik sekelompok orang, melainkan milik setiap orang yang dengan hati hancur datang kedepan pintu-Nya, berharap memperoleh kasih-Nya.
Popularity: 37% [?]
Kapan mulai tergambarnya “4M Management for Continuous Improvement”?
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Mungkin diantara sdr. kaum muslimin atau yang lainnya bertanya-tanya terhadap gagasan atau idea ini, mulai kapan kami mendapatkan gambaran atau visualisasi “4M Management for Continuous Improvement” ini. Kami mendapatkan hal ini bukan melalui mimpi, tetapi merupakan proses inter-relasi dari berbagai sebuah kejadian fokus yang kami alami dalam keterlibatan dalam usaha da’wah dan tabligh (orang mengenalnya sebagai jama’ah tabligh).
Kita dapat mempelajari konsep-konsep lainnya yang berhubungan dengan “Continuous Improvement”, seperti Business Process Reengineering (BPR), Total Quality Management (TQM), dan Benchmarking. Kesemuanya itu berasal dari orang-orang yang telah banyak menekuni bidang manajemen. Proses “4M Management” cukup berbeda dengan pendekatan-pendekatan di atas, meskipun ada kesamaan dalam beberapa halnya.
Proses inter-relasi ini merupakan proses dalam waktu yang cukup lama, BUKAN merupakan dalam satu atau dua tahun, kurang lebih sekitar sembilan tahun. Dan mungkin menjadi pertanyaan pula, bagaimana kami mendapatkan hal itu juga? Ini mungkin yang lebih unik. Dalam kesempatan ini kami berkeinginan untuk berbagi dengan sdr. sekalian.
Popularity: 17% [?]
Waktu penerapan “4M Management for Continuous Improvement”
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
“4M Management” merupakan kerangka proses untuk mendorong proses perbaikan atau peningkatan (improvement) yang terus-menerus berkelanjutan. Sehingga penerapan “4M Management” menjadi proses yang menyatu ke dalam aktifitas kehidupan kita, apakah kita sebagai keluarga ataupun juga kita sebagai karyawan dan pimpinan sebuah perusahaan atau organisasi umumnya, termasuk juga organisasi pemerintahan di Indonesia. Kami sangat bersyukur kepada Allah swt telah melihat proses “4M” ini dalam kehidupan kaum muslimin, yang kebetulan telah wujud dengan baik dalam usaha da’wah dan tabligh.
Semua dari kita pasti mempunyai keinginan ataupun cita-cita yang hendak dicapainya dengan baik, termasuk juga para pelajar atau mahasiswa. Cita-cita lebih merupakan keinginan jangka panjang yang sebenarnya merupakan target hendak dicapai. Misalkan seorang pelajar berkeinginan menjadi seorang programmer yang ahli atau juga seorang akuntan yang cukup berkualitas. Cita-cita ini tidak mungkin diperoleh melalui proses yang sebentar, tetapi memerlukan waktu yang cukup lama.
Atau misalkan seorang Ibu berkeinginan anaknya menjadi seorang hafidz Quran, tidak mungkin diperoleh melalui waktu yang singkat tetapi memerlukan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu cita-cita merupakan target yang hendak dicapai oleh seseorang di waktu yang akan datang. Untuk mencapai ini maka diperlukan program dan juga aktifitas yang berkelanjutan dan juga terarah. Bagaimana seorang pelajar menjadi programmer yang baik, jika hanya mengandalkan pada buku ataupun hanya berangan-angan. Tetapi dia harus berlatih, dan juga mencoba hal-hal yang diperlukan untuk mendukung rencana itu.
Popularity: 15% [?]
Visualisasi “4M Management for Continuous Improvement”
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Kami sebelumnya telah menyampaikan proses-proses yang sebaiknya kita kaum muslimin berikan perhatian yang cukup baik.
Apakah proses-proses itu yang terdapat dalam tulisan itu dapat kita manfaatkan untuk kehidupan kita, misalkan dalam aktifitas belajar, aktifitas bisnis, aktifitas berkerja, aktifitas berkeluarga, atau bahkan aktifitas memimpin sebuah organisasi atau perusahaan? Kita kaum muslimin sebenarnya perlu melakukan kajian atau riset yang berkelanjutan untuk dapat memahami proses-proses itu dengan baik untuk dapat diterapkan dalam aktifitas-aktifitas itu.
Keempat proses ini telah ada dalam ajaran agama kita dengan baik, bahkan para Ulama terdahulu telah banyak menjelaskan perkara-perkara dengan baik. Hanya mungkin saja proses-proses ini tidak dalam satu relasi yang saling berkaitan dalam satu visualisasi yang lebih mudah dipahami. Kami sampaikan dalam tulisan pengantar ini untuk menampilkan gambar tersebut lebih mudah, dan kerangka itu diberinama sebagai “4M Management for Continuous Improvement”.

Popularity: 13% [?]
Recent Comments