<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Madrasah Da&#039;wah dan Islam &#187; Nabi Muhammad SAW</title>
	<atom:link href="http://usahadawah.com/tag/nabi-muhammad-saw/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://usahadawah.com</link>
	<description>Envisioning and Empowering Moslems</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Jun 2011 23:17:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Keyaqinan Nabi Muhammad SAW ketika diancam musuh dengan pedang</title>
		<link>http://usahadawah.com/keyaqinan-nabi-muhammad-saw-ketika-diancam-musuh-dengan-pedang/</link>
		<comments>http://usahadawah.com/keyaqinan-nabi-muhammad-saw-ketika-diancam-musuh-dengan-pedang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 01:15:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Haitan Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah-Kisah Tauladan]]></category>
		<category><![CDATA[Keyaqinan]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad SAW]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Dari bir r.a. ketika ia pergi bersama Nabi S.A.W. dalam perang Dzatirriqa ke arah Najed, kemudian ketika kembali terpaksa berhenti pada suatu hutan yang banyak pohon duri dan di situ Rasulullah berteduh di bawah po­hon, dan menggantungkan pedang di atas pohon itu, kemu­dian kata Djabir: Ketika kami telah tidur tiba?tiba terde­ngarlah Rasulullah S.A.W. memanggil kami, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari bir r.a. ketika ia pergi bersama Nabi S.A.W. dalam perang Dzatirriqa ke arah Najed, kemudian ketika kembali terpaksa berhenti pada suatu hutan yang banyak pohon duri dan di situ Rasulullah berteduh di bawah po­hon, dan menggantungkan pedang di atas pohon itu, kemu­dian kata Djabir: Ketika kami telah tidur tiba?tiba terde­ngarlah Rasulullah S.A.W. memanggil kami, sedang di sisi Nabi ada seorang Badwi, maka bersabda Nabi: Orang ini telah meng­hunus pedangku pada waktu saya tidur, hingga saya terpe­ranjat bangun dan melihat pedang terhunus di tangannya lalu ia berkata: Siapakah yang dapat mempertahankan kau dari seranganku ini? Jawabku: Allah. Diucapkan yang demikian itu berulang sampai tiga kali. Kemudian Nabi duduk dan tidak membalas pada orang itu.  (Buchary, Muslim).</p>
<p><span id="more-166"></span>Dalam riwayat lain: Orang itu berkata: Ketika pedang telah terhunus ditangannya: Takutkah Engkau padaku? Jawab Nabi: Tidak. Dan siapakah yang mempertahankan kau dari­padaku? Jawab Nabi: Allah. Dan dalam riwayat lain: Ketika itu pedang mendadak jatuh dari tangan orang itu dan diambil oleh Nabi sambil bertanya: Siapakah yang mempertahankan kau daripadaku? Jawab orang itu: Jadilah engkau sebaik?baik orang yang membalas budi. Bertanya Nabi: Sukakah engkau bersyahadat bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan saya sebagai utusan Allah? Jawab: Tidak. Tetapi saya berjanji tidak akan memerangi kau, dan tidak membantu orang yang memerangi kau. Maka Rasulullah melepaskannya. Kemudian setelah ia kem­bali kepada kaumnya berkata: Saya datang kepadamu dari seorang yang sebaik?baik manusia.</p>
<p>hadis ini menunjukkan bagaimana kekuatan dan keyakinan Nabi S.A.W. kepada, Allah dalam keadaan yang sedemikian rupa dimana biasanya manusia, merasa tidak ada yang dapat membela kecuali belas kasih dari orang yang berbuat jahat, dan lupa bahwa kekuasaan Allah masih ada dan sanggup menghindarkan dirinya dari bahaya itu. Nyata bagaiman perbedaan jawaban iman dari Rasulullah S.A.W. dengan jawaban sikafir penjahat itu. Demikianlah contoh yakin dan tawakkal.</p>
<img src="http://usahadawah.com/?ak_action=api_record_view&id=166&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usahadawah.com/keyaqinan-nabi-muhammad-saw-ketika-diancam-musuh-dengan-pedang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tafsir Ayat Yusuf: 108, Jalan da’wah adalah jalan Nabi dan pengikutnya</title>
		<link>http://usahadawah.com/tafsir-ayat-yusuf-108-jalan-da%e2%80%99wah-adalah-jalan-nabi-dan-pengikutnya/</link>
		<comments>http://usahadawah.com/tafsir-ayat-yusuf-108-jalan-da%e2%80%99wah-adalah-jalan-nabi-dan-pengikutnya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2008 00:43:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Haitan Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kerja Da'wah]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Amar Ma'ruf Nahi Mungkar]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Da'wah]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja Kaum Muslimin]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad SAW]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usahadawah.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tafsir quran pilihan berkaitan dengan da&#8217;wah sebagai jalan Nabi Muhammad SAW dan juga pengikutnya, QS Yusuf (12): 108.
Tafsir Al-Baghwi (516H):
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=2&#38;tTafsirNo=13&#38;tSoraNo=12&#38;tAyahNo=108&#38;tDisplay=yes&#38;UserProfile=0
Tafsir Al-Kasyaf (538H):
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=1&#38;tTafsirNo=2&#38;tSoraNo=12&#38;tAyahNo=108&#38;tDisplay=yes&#38;UserProfile=0
Tafsir Ibnu Katsir (774H):
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=1&#38;tTafsirNo=7&#38;tSoraNo=12&#38;tAyahNo=108&#38;tDisplay=yes&#38;UserProfile=0
Tafsir Al-Sya&#8217;rawi (1418H):
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=7&#38;tTafsirNo=76&#38;tSoraNo=12&#38;tAyahNo=108&#38;tDisplay=yes&#38;UserProfile=0
Terimakasih,
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa tafsir quran pilihan berkaitan dengan da&#8217;wah sebagai jalan Nabi Muhammad SAW dan juga pengikutnya, <strong>QS Yusuf (12): 108</strong>.</p>
<p>Tafsir Al-Baghwi (516H):<br />
<a href="http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=2&amp;tTafsirNo=13&amp;tSoraNo=12&amp;tAyahNo=108&amp;tDisplay=yes&amp;UserProfile=0" target="_blank">http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=2&amp;tTafsirNo=13&amp;tSoraNo=12&amp;tAyahNo=108&amp;tDisplay=yes&amp;UserProfile=0</a></p>
<p>Tafsir Al-Kasyaf (538H):<br />
<a href="http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=1&amp;tTafsirNo=2&amp;tSoraNo=12&amp;tAyahNo=108&amp;tDisplay=yes&amp;UserProfile=0" target="_blank">http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=1&amp;tTafsirNo=2&amp;tSoraNo=12&amp;tAyahNo=108&amp;tDisplay=yes&amp;UserProfile=0</a></p>
<p>Tafsir Ibnu Katsir (774H):<br />
<a href="http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=1&amp;tTafsirNo=7&amp;tSoraNo=12&amp;tAyahNo=108&amp;tDisplay=yes&amp;UserProfile=0" target="_blank">http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=1&amp;tTafsirNo=7&amp;tSoraNo=12&amp;tAyahNo=108&amp;tDisplay=yes&amp;UserProfile=0</a></p>
<p>Tafsir Al-Sya&#8217;rawi (1418H):<br />
<a href="http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=7&amp;tTafsirNo=76&amp;tSoraNo=12&amp;tAyahNo=108&amp;tDisplay=yes&amp;UserProfile=0" target="_blank">http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=7&amp;tTafsirNo=76&amp;tSoraNo=12&amp;tAyahNo=108&amp;tDisplay=yes&amp;UserProfile=0</a></p>
<p>Terimakasih,</p>
<img src="http://usahadawah.com/?ak_action=api_record_view&id=41&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usahadawah.com/tafsir-ayat-yusuf-108-jalan-da%e2%80%99wah-adalah-jalan-nabi-dan-pengikutnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

